Andra Sebut Banten Tertinggal Karena Praktik Koruptif

- Korupsi menjadi masalah serius di Provinsi Banten, menyebabkan tertinggalnya infrastruktur dan pelayanan dasar dari daerah lain.
- Praktek koruptif merambah segala lini termasuk pengadaan dengan anggaran terkecil, mulai dari makanan hingga pengadaan yang tidak jelas.
- Calon Gubernur Banten, Andra Soni bertekad menjadikan Banten maju, adil merata, dan bebas korupsi, dengan dukungan koalisi gemuk Koalisi Banten Maju.
Serang, IDN Times - Calon Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan masalah korupsi sudah menjadi masalah serius di Provinsi Banten. Hal itu, kata dia, yang menyebabkan infrastruktur hingga pelayanan dasar di Banten tertinggal dari daerah lain.
Hal itu disampaikan Andra saat bertemu dengan ulama penggerak Banten Maju Pantura Tangerang di Teluknaga, pada Kamis, (24/10/2024).
"Kondisi ini terus terjadi sehingga akhirnya korupsi membuat sekolah kita kurang, korupsi membuat jalanan kita baru dibangun rusak, korupsi juga membuat layanan kesehatan tidak maksimal," kata Andra.
1. Andra sebut korupsi terjadi di segala lini

Tak hanya itu, kata dia, praktek koruptif di tanah Jawara sudah menyentuh segala lini hingga pengadaan dengan anggaran yang paling kecil.
"Mulai dari pengadaan makan dan minum sampai dengan pengadaan-pengadaan yang warga gak tahu apa itu," katanya.
2. Andra bertekad menjalankan visi misi tanpa korupsi

Dengan kondisi itu, Ketua Dewan Pimpinan Gerindra Banten itu mengaku bertekad untuk menjadikan Banten yang maju, adil merata dan tidak korupsi.
"Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian, dalam rangka maju sebagai calon Gubernur Provinsi Banten saya mempunyai visi Banten maju, adil merata tidak korupsi," katanya.
3. Andra ucapkan terima kasih atas dukungan ulama

Dalam kesempatan tersebut, Andra mengucapkan terima kasih atas dukungan para ulama yang telah memberikan kepercayaan kepada dia untuk memimpin Banten lima tahun ke depan.
Di Pemilihan Gubernur Banten, Andra berpasangan dengan Dimyati Natakusumah. Pasangan calon ini didukung koalisi gemuk, Koalisi Banten Maju.



















