Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggaran BBM Bus Sekolah Tangsel Terancam Tekor
Dishub Tangsel Rancang Tambah 10 Bus Sekolah Gratis (IDN Times/Muhamad Iqbal)
  • Dishub Tangsel mengungkapkan anggaran BBM bus sekolah tahun 2026 diperkirakan hanya cukup hingga Agustus akibat lonjakan harga BBM yang mencapai sekitar 85 persen.
  • Kekurangan anggaran operasional diperkirakan mencapai Rp700 juta, mendorong Dishub menyiapkan langkah pergeseran dari pos anggaran lain agar layanan tetap berjalan.
  • Layanan bus sekolah tetap jadi prioritas utama karena menyangkut mobilitas pelajar, dengan penyesuaian anggaran dilakukan sesuai aturan keuangan daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan mengungkapkan anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional bus sekolah pada tahun anggaran 2026 diperkirakan tidak mencukupi hingga akhir tahun.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan lonjakan harga BBM menjadi penyebab utama membengkaknya biaya operasional armada.

“Anggaran yang sudah kita alokasikan di 2026 itu kurang. Kalau dihitung, hanya cukup sampai bulan Agustus,” ujar Ayep., Kamis (7/5/2025).

1. Kenaikan harga BBM picu pembengkakan biaya

Ayep menjelaskan, kenaikan harga BBM yang mendekati 85 persen berdampak langsung terhadap kebutuhan operasional kendaraan milik Dishub Tangsel. Saat ini, Dishub mengoperasikan lima unit bus sekolah dan sembilan kendaraan penunjang lainnya, termasuk mobil skylift untuk pelayanan penerangan jalan umum (PJU).

Akibat kondisi tersebut, Dishub memperkirakan kekurangan anggaran hingga sekitar Rp700 juta untuk menutupi operasional hingga Desember 2026. “Perkiraan kekurangan sampai akhir tahun kurang lebih sekitar Rp700 juta,” jelasnya.

2. Dishub siapkan pergeseran anggaran

Dishub Tangsel Rancang Tambah 10 Bus Sekolah Gratis (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Untuk menjaga layanan tetap berjalan, Dishub Tangsel tengah menyiapkan langkah penyesuaian anggaran. Salah satu opsi yang dipertimbangkan yakni melakukan pergeseran dari pos anggaran lain.

“Solusinya kita geser dari anggaran yang ada agar pelayanan tetap berjalan sampai Desember,” kata Ayep.

3. Layanan bus sekolah tetap diprioritaskan

Dishub memastikan layanan bus sekolah tetap menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan mobilitas pelajar di Kota Tangerang Selatan.

Meski demikian, penyesuaian anggaran akan dilakukan dengan tetap mengikuti aturan pengelolaan keuangan daerah yang berlaku.

Ayep berharap langkah penyesuaian tersebut dapat menjaga operasional layanan publik tetap berjalan tanpa mengganggu kebutuhan masyarakat, khususnya para pelajar pengguna bus sekolah.

Editorial Team