Cerita Nelayan Tanjung Pasir Rela Merugi Demi Bongkar Pagar Laut

- Nelayan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang ikut membongkar pagar laut karena merugikan
- Keberadaan pagar laut membuat nelayan tidak bisa mencari ikan dan mengakibatkan biaya solar naik
- Ratusan nelayan hanya bisa menyiapkan kapal dan tali karena tidak memiliki alat berat untuk membongkar pagar laut ilegal
Tangerang, IDN Times - Sekitar 800 ratusan nelayan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang antusias ikut berpartisipasi membongkar pagar laut di wilayah perairan Kabupaten Tangerang, Rabu (22/1/2025). Mereka, rela merugi karena tidak melaut.
"Kami rela tidak mencari ikan, merugi demi membongkar pagar laut," kata Uri, salah sagi nelayan.
1. Nelayan ingin pagar laut segera dibongkar seluruhnya

Uri menuturkan, para nelayan di wilayahnya ingin pagar laut segera dibongkar seluruhnya. Pasalnya, keberadaan pagar laut merugikan nelayan Kabupaten Tangerang.
"Harus dibongkar! Biasanya kami bisa dapat Rp500 ribu. Ketika ada pagar engga sampai target, biaya solar yang biasanya Rp100 ribu sekarang bisa Rp300 ribu," ungkapnya.
2. Nelayan juga terjunkan kapal dan tali

Uri mengungkapkan, dia dan ratusan nelayan lain hanya bisa berkontribusi menyiapkan kapal dan tali. Pasalnya, ia dan nelayan tadi tidak memiliki alat berat yang bisa digunakan.
"Tapi kami berharap karena ini udah ada instansi lain, bisa pakai alat berat atau apa gitu supaya engga manual, karena memang susah," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, tim gabungan dengan jumlah sekitar 2 ribu personel, hari ini kembali membongkar pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di pantau utara, Kabupaten Tangerang. Pagar tersebut dibongkar karena dinilai tidak berizin sehingga ilegal.



















