Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dinkes Catat Ada 144 Kasus HIV dan 33 AIDS di Tangsel

Kota Tangerang Selatan
Dinkes Catat Ada 144 Kasus HIV dan 33 AIDS di Tangsel
Ilustrasi: Petugas melakukan tes HIV pada darah seorang warga saat pemeriksaan HIV secara gratis di halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Share Article

IDN Times, Tangerang Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Allin Hendalin Mahdaniar menyebut temuan kasus HIVAIDS di Tangsel  meningkat. 

Berdasarkan data sejak Januari hingga Juni 2023, Dinkes menemukan 144 kasus HIV. "Dan 33 kasus AIDS," kata Allin usai rapat koordinasi lintas sektoral 'Penanggulangan HIV AIDS' di Serpong Utara, Senin (31/8/2023).

  1. 1. Mayoritas pengidap adalah laki-laki

    ilustrasi tes HIV atau skrining HIV (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi tes HIV atau skrining HIV (pexels.com/cottonbro studio)

    Allin menjelaskan, kasus HIV AIDS didominasi oleh laki-laki dengan persentase 81 persen dan perempuan 19 persen. Allin menjabarkan, kasus terbanyak berada usia produktif, yaitu 25 hingga 49 tahun.

    "Angka kasus tersebut meningkat dibandingkan dua tahun terakhir," jelasnya.

  2. 2. Pemkot Tangsel punya program ini

    Ilustrasi HIV/AIDS, IDN Times/ istimewa
    Ilustrasi HIV/AIDS, IDN Times/ istimewa

    Allin menyebut, dalam pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS pihaknya menerapkan strategi 95-95-95. Artinya, yaitu 95 persen orang beresiko HIV AIDS mengetahui statusnya.

    Upaya ini bisa dicapai salah satunya dengan memperluas layanan tes HIV yang sudah bisa dilakukan di semua layanan di Kota Tangsel.

  3. 3. Sebanyak 18 Puskesmas bisa melayani pengobatan HIV/AIDS

    Ilustrasi: Petugas melakukan tes HIV pada darah seorang warga saat pemeriksaan HIV secara gratis di halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
    Ilustrasi: Petugas melakukan tes HIV pada darah seorang warga saat pemeriksaan HIV secara gratis di halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

    Caranya dengan memperbanyak layanan perawatan dukungan pengobatan. Saat ini, lanjutnya, sudah ada 26 layanan di Kota Tangsel. Terdiri dari tiga rumah sakit pemerintah, lima rumah sakit swasta, 18 UPTD puskesmas.

    "Dan di akhir tahun nanti akan kami lakukan pelatihan untuk semua layanan UPTD puskesmas di Tangsel, " paparnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More