Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DPRD Tangsel Minta Disperkimta Evaluasi Proyek TPU Sari Mulya
Julham Firdaus, anggota komisi IV DPRD Tangsel (IDN Times/Muhamad Iqbal)
  • Anggota DPRD Tangsel, Julham Firdaus, mendesak Disperkimta untuk evaluasi proyek TPU Sari Mulya di Kecamatan Setu.
  • Kerusakan plafon atap bangunan TPU yang baru dibangun dengan nilai kontrak Rp1,9 miliar menjadi sorotan serius Komisi IV DPRD Tangsel.
  • Pihak ketiga yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek segera dievaluasi dan pentingnya pengawasan ketat selama proses pelaksanaan proyek berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang Selatan, IDN Times - Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Julham Firdaus mendesak Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel untuk mengevaluasi proyek pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sari Mulya di Kecamatan Setu.

Pernyataan ini menyusul temuan kerusakan pada plafon atap bangunan di lokasi yang baru saja selesai dibangun dengan nilai kontrak proyek sebesar Rp1,9 miliar lebih.

Julham mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan masyarakat terkait kerusakan tersebut. Temuan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam rapat koordinasi (rakor) antara DPRD Komisi IV dan Disperkimta.

"Zona satu tahapannya sudah berjalan, namun koreksi kami dari komisi IV di forum rakor karena itu adalah tempat aspirasi dan pengawasan secara laporan dan evaluasi Dinas, kami sampaikan tentang perencanaan yang harus sesuai dengan Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) dan lain-lain," kata Julham, Kamis (5/12/2024).

1. Julham juga minta kontraktor, jika diberi sanksi jika terbukti bermasalah

IDN Times/Muhamad Iqbal

Temuan-temuan di lapangan dan laporan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur tersebut, lanjut Julham, menjadi catatan serius Komisi IV DPRD Tangsel.

"Bukan hanya diperbaiki, saya ingin ada evaluasi pengerjaan secara pihak ketiga. Jadi kalau pihak ketiga yang kita percaya melakukan kelalaian-kelalaian gitu ya kita harus punya SOP sanksi ataupun penalty dan itu di atur dalam aturan gitu," ungkapnya.

Julham menekankan pentingnya pengawasan yang ketat, baik dari pihak konsultan, Disperkimta Tangsel, maupun DPRD, selama proses pelaksanaan proyek berlangsung. Ia juga meminta agar kontraktor atau pihak ketiga yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek segera dievaluasi.

“Jadi, tidak juga dibiarkan karena dalam pengerjaan itu pelaksanaan itu secara kompleks, secara komplit itu sudah melekat semua bagian pengawasan dari konsultan dari Dinas dan dari kami komisi IV,” tegasnya.

Julham menyebut, bahwa Disperkimta Tangsel telah dipanggil dalam rakor triwulan ketiga pada November lalu. Rakor tersebut, menurut Julham, menjadi momen penting untuk memastikan semua temuan dan evaluasi terhadap proyek TPU Sari Mulya dapat ditindaklanjuti secara sistematis.

“Tentu hari ini rakor juga jadi titik beratnya evaluasi akhir tentang perencanaan dan pelaksaannya,” ujarnya.

2. Baru selesai dibangun, plafon bangunan di TPU Sari Mulya rusak

IDN Times/Muhamad Iqbal

Sebelumnya diberitakan, Disperkimta Tangsel terus melakukan pembangunan TPU Sari Mulya, di Kecamatan Setu.

Berdasarkan pantauan IDN Times, tampak salah satu bagian plafon atap pada bangunan di TPU yang masih dalam proses pembangunan lanjutan tersebut malah sudah rusak. Padahal jika dilihat dari papan proyek pada lokasi tersebut, pekerjaan Pembangunan TPU Sarimulya lanjutan ini, belum lama selesai.

3. Ini kata Disperkimta Tangsel

IDN Times/Muhamad Iqbal

Kepada wartawan, Kepala Bidang Pemakaman Disperkimta Tangsel, Agus Mulyadi, mengonfirmasi perihal terkait. "Rp2 miliar, ada pagar ada jalan ada pembentukam petak makam, ada pengurugan juga," kata Agus, Rabu (4/12/2024).

Agus mengatakan, ada 11 hektare lahan yang disiapkan dan baru dimanfaatkan seluas 1 hektare. Agus juga menjelaskan, peresmian pembangunan TPU Sarimulya akan dilakukan pada Desember 2024 ini.

"Insya Allah di bulan ini kami lauching antara di minggu ketiga atau empat Desember ini," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article