Exit Tol Bitung Km 25 Dipastikan Beroperasi Juni 2026
- Exit Tol Bitung KM 25 dijadwalkan beroperasi Juni 2026 setelah pembangunan fisik rampung Desember 2025 dan kini menunggu sertifikat laik fungsi sebelum uji operasi dilakukan.
- Akses tol baru ini diproyeksikan mengurai kemacetan di kawasan Bitung, memangkas waktu tempuh sekitar lima menit, serta meningkatkan konektivitas menuju Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta.
- Kehadiran tol tersebut diyakini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menaikkan nilai properti sekitar Paramount Petals, dan memperkuat posisinya sebagai kota mandiri prospektif di barat Jakarta.
Tangerang, IDN Times - Akses Tol Bitung yang menghubungkan KM 25 Tol Jakarta-Merak dan wilayah Paramount Petal, Tangerang, dipastikan beroperasi pada Juni 2026 mendatang. Sebelumnya, pembangunan fisik dari gerbang tol baru tersebut telah rampung pada Desember 2025 mendatang.
Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi mengungkapkan, saat ini perkembangan exit tol tersebut yang saat ini telah memasuki tahap persiapan untuk proses Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi serta target operasional pertengahan 2026.
“Secara keseluruhan fisik pembangunan sudah selesai. Tinggal menunggu sertifikat laik fungsi saja,” terang Nawawi, Minggu (1/3/2026).
1. Exit tol baru tersebut juga diprediksi urai kemacetan di kawasan Bitung
Menurutnya, kehadiran akses tol langsung akan memberikan dampak luas, mulai dari peningkatan ekonomi lokal, kemudahan aksesibilitas wilayah Bitung dan sekitarnya, hingga pengurangan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Raya Pantura, Jalan Raya Serang, dan Jalan Raya Curug.
“Akses ini juga diperkirakan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan hingga sekitar lima menit,” ujarnya.
Nantinya, setelah SLF telah didapatkan, bakal dilakukan penunjukan operator sebagai pengelola tol tersebut.
2. Akses tol tersebut juga bakal memudahkan masyarakat sekitar yang ingin ke Jakarta dan Bandara Soetta
Selain itu akses tol tersebut juga disebut akan meningkatkan konektivitas masyarakat menuju berbagai destinasi strategis, termasuk Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini sekaligus memperkuat daya tarik investasi kawasan yang mana tol tersebut langsung melintasi kawasan Paramount Petals.
"Seiring pembangunan akses tol, pengembangan infrastruktur internal kawasan juga terus dilakukan, termasuk pembangunan jalan boulevard yang menghubungkan area South Petals hingga North Petals," ungkapnya.
3. Akses tol juga diharapkan bisa meningkatkan nilai properti di sekitarnya
Selain itu, akses tol tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan nilai properti di sekitarnya. Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land, menjelaskan, Paramount Petals kian memperkuat posisinya sebagai kota mandiri prospektif di koridor barat Jakarta. Hingga saat ini progress pembangunan residensial yakni unit terbangun 1.300 unit, unit yang diserahterimakan 1.000 unit, dan telah terhuni 600 KK.
Sejalan dengan komitmen pembangunan berkelanjutan, Paramount Petals terus melengkapi kawasan dengan berbagai fasilitas. Mulai dari Community Club Paramount Petals, Bethsaida Clinic, Paramount Petals Taman Rasa, Pasar Modern Paramount Petals, hingga beragam tenant kuliner yang semakin meramaikan kawasan.
"Tentunya juga akan menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar," pungkasnya.


















