Janjian di Medsos, 2 Gangster di Tangsel Bentrok Sebabkan 1 Tewas

Tangerang Selatan, IDN Times - Tawuran antar gank Serantal 2016 Seruntul versus gank Ghe Ghe16 CTR di Jalan Raya Ciater, Serpong, Tangsel pada Jumat (1/9/2023) pukul 02.00 WIB pagi menyebabkan satu remaja tewas akibat luka senjata tajam.
Polsek Serpong pun menangkap tiga orang dalam kasus ini. Mereka adalah YR (22), RI (22), dan MK (23).
Kapolsek Serpong AKP Darma Adi Waluyo menjelaskan, kedua kubu sepakat tawuran setelah berjanjian melalui media sosial.
"Dari kubu Serantal 2016 Seruntul berjumlah kurang lebih 6 orang dan dari kubu Ghe Ghe16 CTR berjumlah kurang lebih 9 orang," kata Darma, Kamis (7/9/2023).
Mereka sepakat bertemu di Jalan Ciater, kemudian perkelahian pun tak terelakkan. Masing-masing kelompok ada yang membawa senjata tajam. "Ada yang membawa petasan juga," kata dia.
1. Korban tertinggal saat kelompok gangsternya kabur

Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Dovie Eudy Zhendy mengatakan, saat terjadi tawuran, korban MBF tertinggal hingga dibacok oleh pelaku.
"Pembacokan, 1 kali di punggung belakang, lalu para tersangka mengambil motor korban," ujarnya.
2. Pelaku terancam penjara seumur hidup

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 338 dan atau Pasal 170 dan atau Pasal 365 KUHP dan atau pasal 80 Undang-Undang Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman seumur hidup.
3. Polresta Tangerang juga baru-baru ini menangkap 13 anggota gangster yang mengeroyok warga

Sementara di Kabupaten Tangerang, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menangkap 13 orang dalam kasus pengeroyokan dan penyiraman air panas kepada korban PM. Sebanyak 7 pelaku masih berstatus sebagai pelajar.
Akibat perbuatan para pelaku pada Minggu, 6 Agustus lalu itu, PM harus dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar.
Wakil Polresta Tangerang AKBP Indra M menjelaskan detail ke-13 pelaku kasus pengeroyokan dan penyiraman air keras itu. Sebanyak 6 pelaku masuk kategori dewasa, yakni MI (23), MF (22), DN (18), DK (18), WA (21), DR (20).
"Tujuh orang (lainnya) masih di bawah umur atau berstatus pelajar," kata Indra, seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (6/9/2023). Ketujuh pelajar itu berinisial RD, TB, RF, AK, AD, LF, dan AG.


















