Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KAI Commuter Siapkan Kapasitas Angkutan Mudik untuk 50 Juta Penumpang
ilustrasi KRL (IDN Times/Herka Yanis)

  • KAI Commuter menyiapkan kapasitas angkut lebih dari 50 juta penumpang dengan 1.149 perjalanan harian di Jabodetabek, Merak, dan Bandara Soekarno-Hatta selama masa angkutan Lebaran 2026.
  • Layanan Commuter Line Merak hanya beroperasi sampai Stasiun Cilegon pada 13–20 Maret 2026 untuk mendukung pengaturan arus kendaraan menuju Pelabuhan Merak dan Bakauheni.
  • Sekitar 5.400 petugas disiagakan serta fasilitas tambahan seperti toilet portable dan tenda ruang tunggu disiapkan di sejumlah stasiun guna menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan penumpang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN TimesKAI Commuter memastikan kesiapan layanan transportasi kereta komuter selama masa angkutan Lebaran 2026 di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Perusahaan menyiapkan kapasitas angkut lebih dari 50 juta penumpang untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik dan aktivitas dalam kota.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, pada masa angkutan Lebaran tahun ini KAI Commuter mengoperasikan total 1.149 perjalanan setiap hari di wilayah Jabodetabek, Merak, hingga layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut sebanyak 50.244.436 orang atau lebih banyak 4 persen dari kapasitas angkut tahun lalu,” kata Karina dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).

1. Lebih dari 1.000 perjalanan Commuter Line Jabodetabek per hari

suasana penumpang turun dari krl. (Antara Foto/Fauzan)

Karina menjelaskan, untuk layanan Commuter Line Jabodetabek akan dioperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap hari. Total kapasitas angkut pada lintas tersebut mencapai 47.059.996 penumpang.

Dari jumlah tersebut, KAI Commuter memproyeksikan sekitar 18.972.445 orang akan menggunakan Commuter Line Jabodetabek selama periode angkutan Lebaran. “Angka tersebut meningkat sebesar 1 persen dari capaian pengguna pada angkutan Lebaran tahun sebelumnya,” ujarnya.

2. Perjalanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon pada 13–20 Maret 2026

ilustrasi KRL (unsplash.com/Faisal Hanafi)

Selain layanan di Jabodetabek, KAI Commuter juga mengoptimalkan operasional Commuter Line Basoetta yang melayani perjalanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Setiap hari tersedia 70 perjalanan dengan total kapasitas angkut 415.616 penumpang. Layanan ini diproyeksikan melayani sekitar 145.963 pengguna yang menuju bandara selama masa mudik.

Sementara untuk Commuter Line Merak, KAI Commuter mengoperasikan 14 perjalanan setiap hari dengan kapasitas angkut 412.352 penumpang. Volume pengguna pada lintas ini diperkirakan mencapai 299.259 orang atau meningkat 1 persen dibandingkan tahun lalu.

Namun, pada 13–20 Maret 2026 perjalanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon. Penumpang yang hendak menuju Stasiun Merak akan melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lanjutan dari Stasiun Cilegon.

Penyesuaian layanan tersebut dilakukan untuk mendukung pengaturan lalu lintas kendaraan yang menuju penyeberangan di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni selama puncak arus mudik.

3. Ribuan petugas dan fasilitas tambahan disiapkan

ilustrasi KRL (IDN Times/Herka Yanis)

Untuk memastikan kelancaran layanan, KAI Commuter menyiagakan sekitar 5.400 petugas frontliner yang terdiri dari masinis, petugas pengamanan, hingga tenaga kesehatan.

Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung juga disiapkan, seperti toilet portable di Stasiun Bogor dan Stasiun Pasar Minggu, serta tenda ruang tunggu di beberapa stasiun seperti Stasiun Bekasi, Bogor, Tangerang, Rangkasbitung, dan Cilegon.

Saat ini stasiun-stasiun Commuter Line juga telah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, seperti MRT Jakarta, LRT Jabodebek, dan TransJakarta.

“KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan selama perjalanan, menjaga dan mengawasi anak-anak, mengikuti arahan petugas, serta tetap waspada demi keselamatan bersama,” kata Karina.

Editorial Team