Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

KSAD Ingin Peristiwa Gugurnya Anggota TNI di Lebanon Jelas

KSAD Ingin Peristiwa Gugurnya Anggota TNI di Lebanon Jelas
Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya Sih

  • KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan pentingnya kejelasan penyebab gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon dan menunggu hasil tindak lanjut dari Mabes TNI serta Kementerian Pertahanan.
  • Tiga prajurit yang gugur merupakan pasukan pilihan dalam misi perdamaian UNIFIL, dan KSAD menyampaikan duka mendalam atas kehilangan putra terbaik TNI Angkatan Darat tersebut.
  • Hak-hak ketiga prajurit dijamin diberikan, termasuk santunan miliaran rupiah dan penghargaan anumerta, sementara jenazah mereka diterbangkan ke kampung halaman menggunakan pesawat Hercules.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tangerang, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ingin peristiwa gugurnya anggotanya di Lebanon bisa jelas. Maruli mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum menerima informasi secara detail.

"Mudah-mudahan nanti tindak lanjut penyelesaian ini saya kira sudah direncanakan oleh Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, dan juga mungkin atas nama negara. Mudah-mudahan bisa semakin jelas apa, bagaimana peristiwa ini terjadi," kata Maruli usai upacara persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).

1. Maruli menyebut 3 prajurit yang gugur merupakan anggota pilihan

Jenazah 3 anggota TNI pasukan perdamaian UNIFIL di Bandara Soetta
Jenazah 3 anggota TNI pasukan perdamaian UNIFIL di Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Maruli mengungkapkan, rasa duka mendalam dirasakan oleh TNI Angkatan Darat, apalagi keberangkatan ketiganya untuk bertugas sebagai pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon merupakan hasil pemilihan yang ketat.

"Tapi yang untuk tiga orang ini, kami sangat kehilangan. Beliau-beliau ini adalah putra-putra terbaik kami yang memang kami pilih dulu untuk berangkat penugasan peacekeeping," jelasnya.

2. Maruli memastikan hak-hak mendiang akan diberikan

Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon
Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon tiba di Bandara Soetta (dok. Sekretariat Presiden)

Maruli juga memastikan hak-hak dari ketiga mendiang pasukan yang gugur tersebut akan diberikan, baik oleh internal TNI, negara, maupun PBB sebagai yang menaungi tugas di Lebanon, seperti kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta, penghargaan Medal Dag Hammarskjold, hingga santunan untuk anak-anak prajurit yang gugur tersebut.

Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar mendapat santunan senilai Rp 1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan Rp 1.846.309.049, dan Praka Farizal Rhomadhon Rp 1.854.075.205 seperti yang telah dijelaskan Panglima TNI beberapa waktu lalu.

"Saya kira itu sudah pasti yang secara rutin dari internal kami juga ada, saya yakin dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) juga ada," jelasnya.

3. Ketiga jenazah langsung dibawa ke kampung halaman masing-masing menggunakan pesawat Hercules

Jenazah 3 anggota TNI pasukan perdamaian UNIFIL di Bandara Soetta
Jenazah 3 anggota TNI pasukan perdamaian UNIFIL di Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Pantauan IDN Times di lokasi, usai dilakukan upacara persemayaman, ketiga jenazah mendiang prajurit yang gugur langsung dibawa ke dalam pesawat Hercules milik TNI. Adapun, terdapat 2 rute, yakni Jogjakarta dan Bandung, pesawat tersebut juga mengangkut keluarga mendiang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More