Ilustrasi jemaah haji di Bandara Soekarno-Hatta (dok. Bandara Soetta)
Heru menjelaskan bahwa seluruh proses kedatangan jemaah dipusatkan melalui Terminal 2F yang telah disiapkan sebagai terminal layanan haji. Berbagai fasilitas pendukung juga telah dipastikan siap beroperasi, mulai dari area kedatangan, sistem penanganan bagasi, fasilitas kesehatan, hingga pengaturan pergerakan kendaraan dan bus pengangkut jemaah menuju debarkasi masing-masing.
Selain itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder serta pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan kepulangan berjalan dengan baik.
"Kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan operasional haji. Kami akan terus menjaga koordinasi dan kesiapan layanan agar seluruh proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir tiba di Tanah Air,” tambah Heru.
Sebagai informasi, secara keseluruhan, selama fase kepulangan haji yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026 Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan melayani kedatangan 34.853 jemaah haji yang tergabung dalam 84 kelompok terbang (kloter). Jumlah tersebut terdiri dari 8.701 jemaah Debarkasi Pondok Gede, 12.092 jemaah Debarkasi Bekasi, 9.096 jemaah Debarkasi Banten, serta 4.964 jemaah feeder Lampung.
"Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M serta memastikan seluruh rangkaian operasional berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga kedatangan kloter terakhir," pungkasnya.