Mayat Pelajar di Muara Kaliadem Diduga Meninggal Akibat Benda Tajam

- Polisi mengidentifikasi korban berinisial NAW (16), pelajar swasta di Tangerang, yang ditemukan tewas dengan luka diduga akibat benda tajam di Muara Kaliadem.
- Polresta Tangerang menelusuri kemungkinan keterkaitan korban dengan aksi tawuran dan telah memeriksa delapan saksi untuk mengungkap kronologi kejadian.
- Kapolresta Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat tidak berspekulasi serta segera melapor jika memiliki informasi terkait kasus tersebut.
Tangerang, IDN Times - Polisi telah mengetahui identitas pelajar mayatnya ditemukan mengambang di Muara Kaliadem, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Korban diketahui berinisial NAW (16) yang merupakan seorang pelajar di sekolah swasta di Tangerang.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal, diduga korban meninggal akibat tindak kekerasan.
"Hal itu diperkuat dengan ditemukannya luka pada bagian dada sebelah kanan serta luka pada tangan kanan korban diduga akibat benda tajam," ungkap Andi, Selasa (14/4/2026).
1. Polisi juga menelusuri keterkaitan korban dengan aksi tawuran

Selain itu, Polresta Tangerang juga tengah menelusuri dugaan keterkaitan korban dengan aksi tawuran yang terjadi di wilayah tersebut. Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi masih dianalisis guna memperjelas rangkaian kejadian.
"Polresta Tangerang berkomitmen mengusut kasus itu secara profesional dan transparan hingga tuntas," ungkapnya.
2. Periksa delapan saksi

Andi menegaskan, pihaknya telah memeriksa delapan saksi terkait dengan kasus. Hingga kini, keterangan para saksi masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Pemeriksaan saksi dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian, termasuk dugaan keterlibatan aksi tawuran yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
"Termasuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab," ujarnya.
3. Minta masyarakat tak berspekulasi sebelum penyidikan selesai

Andi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Apabila ada yang mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian, kami harap segera melapor," ungkapnya.


















