WNA Terseret Ombak di Pantai Cikeusal Lebak Ditemukan Meninggal Dunia

- WNA asal China bernama Ma Cuan Pho ditemukan meninggal dunia di Pantai Cikeusal, Lebak, sehari setelah dilaporkan hilang terseret ombak saat berenang.
- Tim SAR gabungan menemukan jasad korban melalui pemantauan drone Basarnas dan mengevakuasinya menggunakan perahu karet ke darat.
- Jenazah korban dibawa ke RSUD Malingping untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu keluarga, usai sebelumnya diingatkan soal ombak tinggi namun tetap berenang.
Lebak, IDN Times - Seorang warga negara asing (WNA) asal China yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Cikeusal, Kabupaten Lebak, Banten, ditemukan meninggal dunia, Senin (13/4/2026).
Korban diketahui bernama Ma Cuan Pho (28), ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB, atau sehari setelah dilaporkan hilang saat berenang di perairan tersebut.
Kapolsek Pangarangan, AKP Acep Komarudin membenarkan penemuan jasad korban. Ia menyebut, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian.
“Benar, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian awal korban dinyatakan hilang,” kata Acep.
1. Ditemukan lewat pantauan drone

Pada hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan menyisir wilayah menggunakan drone milik Basarnas. Dari hasil pemantauan udara, terlihat objek mengapung di perairan sekitar Pantai Cibobos.
Menindaklanjuti temuan tersebut, tim langsung bergerak menggunakan perahu karet dari area Pantai Karangsongsong. Setelah tim mendekati titik lokasi, objek dipastikan merupakan jasad korban yang hilang akibat terseret ombak.
“Setelah dipastikan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan perahu karet dan dibawa ke darat,” ujar Acep.
2. Dibawa ke RSUD Malingping

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Malingping untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Cikeusal bersama rekan-rekannya. Meski sempat mendapat peringatan dari petugas terkait kondisi ombak yang tinggi, korban tetap bermain air hingga akhirnya terseret arus laut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi ombak, terutama di pantai yang belum memiliki pengawasan resmi.


















