Meski Cuaca Mendung, Pembongkaran Pagar Laut Dilanjutkan Hari Ini

Tangerang, IDN Times - Proses pembongkaran pagar laut dilanjutkan hari ini meski cuaca sedang mendung oleh petugas gabungan dari TNI Angkatan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Bakamla, Kabarhakam, Polairud, dan nelayan masih dilanjutkan pada Kamis (23/1/2025). Pantauan di lokasi, cuaca di sekitar Pantai Tanjung Pasir mendung dan berangin kencang.
Komandan Pangkalan Utama III Jakarta TNI Angkatan Laut, Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto mengatakan, proses sudah dimulai sejak pagi.
"Sudah dimulai sejak pukul 8.00 WIB pagi tadi," kata Harry saat dikonfirmasi IDN Times.
1. Pembongkaran pagar laut tergantung pada cuaca di lokasi

Sementara, Dirjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pung Nugroho Saksono mengungkapkan, lamanya proses pembongkaran pagar laut bergantung pada cuaca di lokasi.
"Kami kan terkendala cuaca, takutnya kalau bicara target kami mendahului Tuhan, tapi kita kerja maksimal, kalau memang bisa selesai 3-5 hari alhamdulillah, kalau lebih ya itu ketentuan Tuhan," kata Ipung.
2. Mekanisme pencabutan bambu dilakukan dengan maksimal

Ipung juga menyebut, mekanisme pencabutan bambu dari pagar laut dilakukan dengan menggunakan sistem ikat tandu. Sehingga, pagar bambu diikat dengan tali lalu ditarik menggunakan kapal.
"Sehingga bambunya tidak patah dan itu menunjukkan tidak ada sisa di dasar laut ini yang tadi kami pakai selanjutnya karena efektif," ungkapnya.
3. Bambu pagar laut bisa dibawa oleh nelayan

Sementara, untuk bambu hasil pencabutan pagar laut tersebut, kata Ipung, akan dibawa sebagian untuk barang bukti mencari penanggungjawab pagar laut bambu. Sisanya, boleh dibawa oleh nelayan untuk dimanfaatkan.
"Jika nelayan mau, boleh dibawa untuk dimanfaatkan," tuturnya.



















