Comscore Tracker

2 Tahun Dihantam Wabah, Produksi Dodol Cina Kembali Cuan di Imlek 2022

Jelang imlek 2022, produksi kue keranjang meningkat

Kota Tangerang, IDN Times - Tungku api di industri rumahan dodol dan kue keranjang milik Nyonya Lauw tetap berkepul di antara hiruk-pikuk puluhan pekerja yang lalu-lalang. Mereka hilir mudik membawa bahan baku hingga hasil olahan siap kemas penganan khas tahun baru warga peranakan Tionghoa tersebut.

Nyonya (Ny) Lauw merupakan merek dagang kue keranjang atau jamak disebut dodol cina yang sudah berusia 58 tahun dan kini dikelola keturunannya bernama Ci Lin di Jalan Buraq, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Setelah omzetnya merosot dua tahun terakhir karena wabah COVID-19, Ci Lin dan puluhan pekerja di industri rumahan itu berharap bisa menuai cuan di perayaan Imlek 2573 atau 2022 Masehi ini.

Baca Juga: COVID-19 Merebak, Pemkot Tangerang Kembali Setop Belajar Tatap Muka 

1. Produksi meningkat setelah sempat terpuruk dua tahun karena pandemik

2 Tahun Dihantam Wabah, Produksi Dodol Cina Kembali Cuan di Imlek 2022IDN Times/Muhamad Iqbal

Ci Lin mengatakan, jelang Imlek pada tanggal 1 Februari 2022, produksinya meningkat jauh dibanding dua Imlek sebelumnya. Kini saban hari dia sanggup menghabiskan bahan baku dua ton.

Ci Iin menuturkan, pesanan mulai ramai dari minggu sebelumnya. Produksi terus dikebut karena jika menjelang Tahun Baru Imlek biasanya tidak terkejar.

“Mulai ramai Minggu ini, biasanya hingga 20 hari kedepan,” ujarnya kepada IDN Times, di tempat produksi Ny Lauw, Selasa (25/1/2022).

2. Mampu habiskan 30 ton bahan baku

2 Tahun Dihantam Wabah, Produksi Dodol Cina Kembali Cuan di Imlek 2022IDN Times/Muhamad Iqbal

Tidak hanya warga Kota Tangerang yang memang banyak dihuni warga peranakan, pembeli juga datang dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Biasanya pada momen Imlek, produksi Ny Lauw sanggup menghabiskan bahan baku hingga 30 ton. Saat ini, diakuinya, pesanan sudah mulai banyak, tidak seperti tahun lalu yang anjlok.

Untuk harga dodol biasa dipatok mulai harga terendah Rp50 ribu hingga Rp77 ribu, tergantung varian rasa dodol. “Ada empat varian rasa dodol, duren cimpedak, lapis dan wijen. Yang laris rasa duren,” terangnya.

Sementara untuk harga kue keranjang dipatok Rp52 ribu per kilogram.

3. Ny Lauw jaga kualitas dengan kayu bakar

2 Tahun Dihantam Wabah, Produksi Dodol Cina Kembali Cuan di Imlek 2022IDN Times/Muhamad Iqbal

Pembuatan Dodol dan Kue Keranjang ini memakan waktu tidak sebentar lantaran harus diaduk secara manual dengan tenaga manusia yang minimal memakan waktu lima jam.

Demi menjaga kualitasnya, industri kue Ny Lauw masih mempertahan cara masak tradisional. Salah satunya adalah menggunakan bahan bakar kayu.

Baca Juga: Wabah Bikin Untung Sulit Hampiri Pengrajin Barongsai Tangerang

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya