Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap
Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Intinya sih...

  • Volume pengguna Commuter Line Jabodetabek-Banten naik 8% di Januari 2026, mencapai 30.226.365 orang.

  • Kenaikan signifikan juga terjadi pada layanan Commuter Line Basoetta dan Merak, dengan total 1.149 perjalanan setiap hari.

  • Rata-rata headway lintas Bogor sekitar 5 menit, Stasiun Jatake alami peningkatan signifikan dengan potensi pertumbuhan yang baik.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times – KAI Commuter mencatat peningkatan jumlah pengguna layanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Banten sepanjang Januari 2026. Lonjakan ini didorong oleh integrasi antarmoda yang semakin baik serta pengoperasian stasiun dan titik layanan baru.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebut volume pengguna Commuter Line Jabodetabek pada Januari 2026 mencapai 30.226.365 orang atau meningkat 8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Tren ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line terus meningkat,” kata Karina, Jumat (6/2/2026).

1. KA Basoetta juga alami peningkatan penumpang

KRL baru produksi PT. INKA (Dok. PT KCI)

Selain Jabodetabek, layanan Commuter Line Basoetta juga mengalami kenaikan signifikan. Sepanjang Januari 2026, jumlah penggunanya tercatat 196.711 orang atau naik 11 persen dibanding Januari 2025. Sementara itu, Commuter Line Merak melayani 288.691 penumpang, meningkat 2 persen dibanding tahun sebelumnya.

KAI Commuter juga mencatat sebanyak 8.650 penumpang menggunakan layanan kereta khusus petani dan pedagang di lintas Merak sejak mulai beroperasi pada Desember 2025 hingga akhir Januari 2026.

Untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang tinggi, KAI Commuter mengoperasikan total 1.149 perjalanan setiap hari di seluruh lintas Jabodetabek dan Banten. Rinciannya, 1.065 perjalanan di wilayah Jabodetabek, 70 perjalanan Commuter Line Basoetta, dan 14 perjalanan Commuter Line Merak.

“Optimalisasi waktu tunggu atau headway tetap menjadi prioritas agar kenyamanan pengguna terjaga, terutama saat jam sibuk,” ujar Karina.

2. Stasiun Jatake di lintas Rangkasbitung alami peningkatan

Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Saat ini, rata-rata headway lintas Bogor sekitar 5 menit, lintas Bekasi 7–9 menit, lintas Rangkasbitung 10–15 menit, dan lintas Tangerang 18 menit, dengan puncak kepadatan terjadi pada pukul 06.00–09.00 WIB dan 16.00–19.00 WIB.

Sementara itu, Stasiun Jatake yang baru beroperasi satu minggu menunjukkan potensi pertumbuhan signifikan. Hingga 5 Februari 2026, tercatat 7.936 penumpang naik dan 8.206 penumpang turun di stasiun tersebut. Kehadiran Stasiun Jatake diharapkan mampu mengurai kepadatan di stasiun sekitar sekaligus memperluas akses masyarakat ke layanan Commuter Line.

KAI Commuter juga mengimbau pengguna untuk selalu memperhatikan keselamatan, terutama saat kondisi hujan, serta memastikan kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta melalui kanal resmi.

Editorial Team