Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sachrudin soal Isu Pocong Jadi-jadian: Kalau Ada, Saya yang Hadapi
Wali Kota Tangerang, Sachrudin (Dok. Pemkot Tangerang)
  • Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan isu pocong jadi-jadian hanyalah ulah oknum tidak bertanggung jawab dan meminta warga tetap rasional serta tidak mudah terprovokasi.
  • Pemkot Tangerang mengajak masyarakat memperkuat keamanan lingkungan lewat ronda malam dan Siskamling agar potensi gangguan atau kejahatan bisa dicegah bersama.
  • Sachrudin meminta warga segera melapor jika menemukan hal mencurigakan melalui hotline 112, aplikasi LAKSA, atau kanal resmi Pemkot untuk menjaga keamanan kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi terkait isu pocong jadi-jadian yang belakangan meresahkan warga di sejumlah wilayah.

Menurut Sachrudin, isu tersebut merupakan ulah oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja menakut-nakuti warga untuk kepentingan tertentu.

“Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,” ujar Sachrudin, Jumat (21/5/2026).

1. Warga diminta tetap rasional

Wali Kota Tangerang, Sachrudin (Dok. Pemkot Tangerang)

Meski demikian, Sachrudin meminta masyarakat tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan keresahan warga.

Ia menilai, isu pocong jadi-jadian kemungkinan hanya dijadikan alat untuk menebar ketakutan di tengah masyarakat.

“Yang ada itu ulah orang-orang iseng yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya menakut-nakuti warga dan mengambil keuntungan dari situasi. Karena itu, saya minta masyarakat jangan mudah terpancing, jangan mudah takut, dan tetap berpikir rasional,” tegasnya.

2. Pemkot ajak warga aktif ronda malam

Ilustrasi hansip (pixabay.com/Tangkolo)

Sachrudin juga mengajak masyarakat memperkuat keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Perkuat kembali ronda malam dan Siskamling. Warga harus saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekitar agar berbagai bentuk gangguan keamanan maupun modus kejahatan bisa dicegah bersama,” katanya.

3. Warga diminta segera lapor jika ada hal mencurigakan

Dok. Tim Sachrudin-Maryono

Selain itu, Sachrudin meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian mencurigakan atau hal yang berpotensi membahayakan warga.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan sejumlah kanal pengaduan yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Kalau ada kejadian mencurigakan atau membahayakan, segera laporkan melalui hotline 112, aplikasi LAKSA, maupun kanal pengaduan resmi Pemkot Tangerang. Kita jaga bersama Kota Tangerang agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

Editorial Team