Tangerang, IDN Times – Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai pemerintah perlu mulai mengalihkan sebagian anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk mempercepat pembangunan dan modernisasi transportasi umum di daerah.
Menurutnya, subsidi BBM selama ini masih menjadi beban besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi manfaatnya justru lebih banyak dinikmati masyarakat pemilik kendaraan pribadi dibanding kelompok yang benar-benar membutuhkan.
“Sebanyak 93 persen konsumsi BBM subsidi dinikmati kalangan mampu pemilik kendaraan pribadi, sedangkan transportasi barang hanya 4 persen dan transportasi umum penumpang sekitar 3 persen,” kata Djoko dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2026).
