Resah Karena Bau Limbah Ayam, Warga Sindangmulya Geruduk Kepala Desa

- Warga merasa tidak nyaman dengan keberadaan pengolahan limbah ayam yang menyebabkan bau tak sedap dan meresahkan
- Kepala Desa Sindangmulya menerima aspirasi warga dan akan menutup lokasi pengolahan limbah ayam sesuai permintaan warga
- Pohon-pohon di sekitar lokasi pembuangan limbah mulai mengering dan mati akibat bau busuk yang menyengat
Lebak, IDN Times — Belasan warga dari sejumlah kampung di Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja mendatangi kantor desa setempat pada Jumat (30/1/2026). Mereka memprotes bau busuk menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan dan pembuangan limbah ayam di sekitar permukiman.
Salah satu warga bernama Ani mengatakan, bau tidak sedap tersebut sudah lama mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Bahkan, menurutnya, pepohonan di sekitar lokasi pembuangan limbah mulai mengering dan mati.
“Bau busuknya sangat menyengat dan mengganggu. Pohon-pohon di sekitar juga jadi kering. Kami minta lokasi pengolahan limbah ayam itu segera ditutup,” ujar Ani kepada wartawan.
1. Warga mengngaku tak nyaman atas keberadaan pengolahan limbah ayam tersebut

Ia menambahkan, warga merasa tidak nyaman tinggal di lingkungan tersebut selama aktivitas pengolahan ayam masih berlangsung.
“Kami ingin perusahaan itu ditutup permanen karena sudah sangat meresahkan,” katanya.
2. Kepala Desa Sindangmulya, Nani menerima aspirasi warga tersebut

Menanggapi keluhan warga, Kepala Desa Sindangmulya, Nani menyatakan, pihaknya telah menerima seluruh aspirasi masyarakat. Pemerintah desa, kata dia, akan segera mengambil langkah tegas sesuai permintaan warga.
“Sesuai dengan aspirasi warga, Pemerintah Desa Sindangmulya akan menutup lokasi pengolahan limbah ayam tersebut,” ujar Nani.


















