Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Benarkah Miom Rahim Bakal Hilang Saat Hamil? Ini Penjelasan Dokter

ilustrasi fibroid rahim atau mioma uteri (commons.wikimedia.org/BruceBlaus)
ilustrasi fibroid rahim atau mioma uteri (commons.wikimedia.org/BruceBlaus)
Intinya sih...
  • Miom membesar saat hamil karena dipengaruhi hormon estrogen
  • Wanita dengan miom yang berencana hamil harus berkonsultasi dengan dokter kandungan
  • Pengecekan kesehatan reproduksi wanita sejak remaja sangat penting untuk mencegah resiko miom
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Anatomi sistem reproduksi wanita yang rumit membuat banyak permasalahan yang muncul, terutama di organ rahim. Pasalnya, organ tersebut sangat bergantung pada keseimbangan hormon estrogen.

Banyak pula anggapan yang berkembang di masyarakat mengenai organ reproduksi tersebut, salah satunya miom rahim yang akan hilang saat hamil. Diketahui, miom merupakan tumor jinak yang tumbuh dari jaringan otot dinding rahim (uterus) yang umumnya tidak berbahaya.

Namun, menurut Dokter Spesialis Kandungan Eka Hospital BSD, Budi Santoso mengungkapkan hal tersebut merupakan mitos yang seharusnya tidak dipercaya. "Justru kalau wanita yang memiliki miom lalu hamil, akan membuat miomnya semakin besar," kata Budi.

1. Miom sangat berpengaruh dengan hormon estrogen

Budi Santoso, Dokter Spesialis Kandungan Eka Hospital BSD
Budi Santoso, Dokter Spesialis Kandungan Eka Hospital BSD (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Budi mengungkapkan, membesarnya miom saat wanita sedang hamil lantaran dipengaruhi hormon estrogen. Pasalnya, miom yang berasal dari otot dinding rahim akan membesar seiring hormon estrogen meningkat.

"Dan saat wanita sedang hamil, akan ada lonjakan hormon estrogen tertinggi seumur hidupnya, makanya miom malah akan membesar," ungkapnya.

2. Jika memiliki miom dan berencana hamil, harus berkonsultasi dengan dokter

Budi Santoso, Dokter Spesialis Kandungan Eka Hospital BSD
Budi Santoso, Dokter Spesialis Kandungan Eka Hospital BSD (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Budi menegaskan, untuk wanita yang memiliki genetik miom dan berencana hamil, sebisa mungkin untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan Ultrasonografi (USG) untuk mengetahui ukuran miom tersebut.

"Karena kalau misalnya memiliki miom dengan ukuran besar, akan memperkecil ruang berkembangnya bayi dan itu tentunya berisiko untuk janin, bisa miomnya yang kalah sehingga bayi bisa terus berkembang atau sebaliknya," tuturnya.

Apalagi, hamil dalam keadaan memiliki miom biasanya berisiko untuk keguguran maupun lahir prematur karena akan berlomba memakan ruang dengan miom itu sendiri.

"Kalau miomnya kecil, biasanya masih aman, tapi kalau membesar cepat maka itu akan membahayakan bayi," jelasnya.

3. Medical check-up penting dilakukan sejak remaja

Perbedaan Kista-Miom-Endometriosis cover image.jpg
Ketahui Perbedaan Kista Ovarium, Miom Rahim, dan Endometriosis (Freepik.com)

Untuk menghindari resiko miom, Budi pun mengimbau wanita untuk melakukan medical check-up sejak mengalami menstruasi pertama kalinya. Hal tersebut untuk mengetahui kondisi rahim apakah sehat atau tidak.

"Disarankan melakukan medical check-up untuk Kesehatan reproduksi wanita dilakukan sedini mungkin, bisa sejak wanita tersebut sudah akil baligh, sudah menstruasi, tidak harus menunggu ada keluhan dulu," ujarnya.

Pengecekan akan dilakukan oleh dokter dengan cara wawancara dan USG perut. Bila masih remaja atau belum menikah dan tidak ada keluhan pada saat menstruasi, pengecekan kesehatan bisa dilakukan satu tahun sekali saja.

Sebab yang dikhawatirkan, salah satu masalah kesehatan reproduksi wanita yang umum terjadi adalah munculnya miom atau kista di rahim.

"Meski jarang bersifat ganas, kondisi ini dapat mengganggu kesehatan reproduksi wanita, bahkan memengaruhi kesuburan," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Banten

See More

Polisi Tak Proses Tambang Ilegal Lokasi Tewasnya 2 Bocah di Kota Serang

29 Jan 2026, 17:29 WIBNews