Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Benyamin Davnie: Kritik Jadi Energi Benahi Sampah Tangsel

Forum Peduli Serpong gelar aksi di gedung DPRD Tangsel tuntut perbaikan pengelolaan TPA Cipeucang
Forum Peduli Serpong gelar aksi di gedung DPRD Tangsel tuntut perbaikan pengelolaan TPA Cipeucang (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Intinya sih...
  • Benyamin Davnie meminta maaf atas ketidaknyamanan warga terkait persoalan sampah
  • Pemkot Tangsel siapkan 100 hari langkah strategis untuk penanganan sampah
  • Jalur keluhan warga kini dibuka lebih luas untuk penanganan sampah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, merespons sejumlah kritikan yang menyoroti persoalan sampah di Tangsel. Ia menilai kritik dan kegelisahan publik sebagai pengingat sekaligus energi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembenahan tata kelola sampah.

Benyamin menegaskan, seluruh tuntutan mahasiswa menjadi masukan penting bagi Pemkot Tangsel. Saat ini, pemerintah daerah telah menetapkan status percepatan penanganan sampah melalui program 100 hari kerja dengan melibatkan satuan tugas lintas sektor.

“Saya mendengar dan merasakan kegelisahan adik-adik mahasiswa serta warga. Kritik ini adalah energi bagi kami. Kami tidak tinggal diam; saat ini tim Satgas sedang bekerja di lapangan dalam kerangka program 100 hari untuk memastikan tidak ada lagi sampah yang telantar di ruang publik,” ujar Benyamin di Balai Kota Tangsel, Minggu (11/1/2026).

1. Benyamin minta maaf atas ketidaknyamanan warga terkait persoalan sampah

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Benyamin mengakui, persoalan sampah di Tangsel sempat mengalami kendala serius, terutama setelah penutupan TPA Cipeucang dan terhentinya sementara kerja sama dengan TPA Cilowong. Kondisi tersebut berdampak pada tersendatnya alur pembuangan sampah di sejumlah wilayah.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Sebagai langkah cepat, kami sudah mengamankan kerja sama dengan TPA Cileungsi sehingga pembuangan sampah dari titik-titik penumpukan, termasuk di wilayah Ciputat, kini sudah mulai terurai kembali,” jelasnya.

2. Pemkot Tangsel siapkan 100 hari langkah strategis

Benyamin Davnie: Kritik Jadi Energi Benahi Sampah Tangsel
Sejumlah pengendara melintas di samping gunungan sampah yang ada di Jalan Raya Otista, Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (6/1/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Dalam program percepatan 100 hari, Pemkot Tangsel menargetkan sejumlah langkah strategis. Mulai dari pembersihan masif di titik-titik rawan penumpukan sampah, optimalisasi armada pengangkut dengan peningkatan ritase, hingga perbaikan kendaraan operasional yang sebelumnya terkendala.

“Selain itu mempercepat kesiapan teknologi pengolahan residu sebagai solusi jangka panjang agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada TPA luar daerah,” kata Benyamin.

3. Jalur keluhan warga kini dibuka lebih luas

Forum Peduli Serpong gelar aksi di gedung DPRD Tangsel tuntut perbaikan pengelolaan TPA Cipeucang
Forum Peduli Serpong gelar aksi di gedung DPRD Tangsel tuntut perbaikan pengelolaan TPA Cipeucang (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Ia juga menyebut, jalur komunikasi dengan masyarakat kini dibuka lebih luas agar laporan penumpukan sampah bisa segera ditindaklanjuti oleh Satgas. Koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Lingkungan Hidup hingga tingkat kecamatan, dilakukan setiap hari untuk memastikan seluruh target berjalan sesuai rencana.

“Ini adalah kerja kolektif. Saya pastikan Pemkot Tangsel bertanggung jawab penuh. Kami ingin mahasiswa dan masyarakat terus mengawal proses ini agar Tangerang Selatan kembali bersih dan nyaman untuk kita semua,” kata Benyamin.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Banten

See More

Dinkes Belum Temukan Kasus Super Flu di Kabupaten Tangerang

11 Jan 2026, 17:56 WIBNews