Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bermain Dekat Rel, Bocah di Lebak Meninggal Terserempet KA
Ilustrasi KRL. (dokumentasi KCI)
  • Seorang anak berusia 9 tahun di Lebak terserempet kereta api saat bermain di dekat rel antara Stasiun Rangkasbitung dan Citeras pada Rabu sore, 3 Juni 2026.
  • Keluarga korban segera membawa anak tersebut ke Rumah Sakit Kartini untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka serius di kepala dan tangan.
  • Meski sempat dirawat, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB, dan polisi mengimbau warga agar tidak membiarkan anak bermain di area rel kereta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times – Seorang anak meninggal dunia setelah terserempet kereta api di jalur antara Stasiun Rangkasbitung dan Citeras, Kabupaten Lebak, Banten. Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban diketahui bernama Muhamad Jazi Tausiqi, warga Kampung Tonjong, Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, nyawa anak tidak berhasil diselamatkan.

1. Korban terserempet saat bermain di dekat rel kereta

Ilustrasi KRL. (dok. KCI)

Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung, IPDA Herman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu sedang bermain di area dekat rel kereta api yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

Saat bersamaan, melintas kereta api dari arah Rangkasbitung menuju Citeras.

“Korban yang sedang bermain pun terserempet kereta api, sehingga korban tidak sadarkan diri dan mengalami luka pada bagian kepala dan tangan,” kata Herman, Kamis (4/6/2026).

2. Sempat dilarikan ke rumah sakit

Ilustrasi KRL Jabodetabek. (Dok. KAI Commuter)

Setelah kejadian, keluarga yang mengetahui insiden tersebut langsung membawa korban ke Rumah Sakit Kartini untuk mendapatkan penanganan medis.

Anak yang berusia 9 tahun tersebut mengalami luka serius akibat benturan dan segera mendapatkan perawatan dari tim medis setibanya di rumah sakit.

“Keluarga korban yang rumahnya tidak jauh dari lokasi langsung membawa korban ke Rumah Sakit Kartini agar segera mendapat penanganan medis,” ujarnya.

3. Korban dinyatakan meninggal dunia

Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti)

Meski telah mendapat penanganan medis, kondisi korban tidak dapat diselamatkan. Sekitar pukul 16.00 WIB, tim medis menyatakan meninggal dunia.

“Setelah dilakukan penanganan medis, korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Rumah Sakit Kartini,” tutur Herman.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para orangtua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di sekitar jalur rel kereta api karena berisiko membahayakan keselamatan.

Editorial Team

Related Article