Gencarkan IKD, Pemkot Tangsel Mulai Batasi Cetak KTP-el

Tangerang Selatan, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai membatasi pencetakan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el).
Kebijakan ini dikeluarkan lantaran sudah mulai digencarkannya migrasi dokumen bentuk fisik menjadi identitas kependudukan digital (IKD) dari Pemerintah Pusat.
“(Bertahap) peralihan itu tidak diberlakukan secara total,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel, Dedi Budiawan, Rabu (20/12/2023).
1. Pembuatan KTP-el fisik tetap dilayani

Dedi menyebut, tidak ada migrasi total atau peniadaan KTP fisik. Sebab yang kini dilakukan pihaknya yakni pembuatan IKD seiring penerbitan KTP fisik.
“Sampai sejauh ini kami memang masih menerima (permohonan cetak KTP fisik) walaupun sudah mulai menurun,” kata Dedi.
2. Permohonan cetak KTP-el di Tangsel berkurang 50 persen

Atas upaya itu, lanjut Dedi, permohonan cetak KTP di Tangsel menurun hingga 50 persen atau mulai beralih ke pembuatan IKD. IKD sendiri adalah dokumen dalam bentuk aplikasi yang dapat diakses melalui smartphone.
Dedi menyebutkan, keberadaan IKD tidak serta merta memusnahkan e-KTP. Ia memahami alat identitas diri berbasis digital tidak dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat.
“Justru itu bahwa sekarang memang smartphone jenis android dan IPhone bisa. Tapi yang namanya disebut smart itu kalau memang mau lancar itu minimal versi 9 ke atas, kalau ke bawah itu loading," kata Dedi.
3. Masyarakat yang tak punya smartphone tidak diwajibkan gunakan IKD

Dedi mengatakan, bagi masyarakat yang tidak memiliki handphone tetap bisa menggunakan KTP fisik, atau diprioritaskan untuk pencetakan KTP-el.
“Artinya, sepanjang blangko masih ada diberikan oleh Kemendagri, tetap untuk masyarakat. Diberikan kepadanya tadi, cuma itu skalanya prioritas. Nah untuk yang rusak, sama saya superioritaskan atau diharuskan tidak perlu cetak ulang, tetapi langsung beralih ke IKD. Lumayan, biasa kami terima per minggu 6 ribu, minggu ini hanya seribu,” kata Dedi.



















