Haji 2025, Makkah Route Pindah ke Terminal 2F

Tangerang, IDN Times - Musim Haji 2025, pelayanan Makkah Route dipindahkan dari yang semula di Terminal 2D menjadi Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Dwi Ananda Wicaksana mengatakan, pemindahan tersebut dilakukan lantaran saat ini seluruh layanan haji dan umroh akan dipusatkan pada terminal tersebut.
"Kami dari Angkasa Pura Indonesia, memutuskan melaksanakannya di Terminal 2F, dan ini masih dalam pembahasan dengan Kementerian Agama, maupun dari Pemerintah Arab Saudi," ujarnya, Sabtu (13/4/2025).
1. Terminal 2F dinilai lebih nyaman untuk jemaah Haji

Dwi Ananda mengungkapkan, dipindahkannya Makkah Route ke Terminal 2F lantaran terminal tersebut saat ini sudah memiliki fasilitas yang lengkap, dan nyaman untuk memenuhi kebutuhan jemaah Haji dan Umrah. Seperti ruang tunggu yang luas dan tersedianya masjid yang bisa menampung ribuan jemaah.
"Dulu, tahun lalu dilakukan di Terminal 2D, saat ini kita sudah punya terminal umroh cukup nyaman dan bagus. Artinya, kita juga ingin memberikan layanan lebih baik kepada jemaah haji," ujar Dwi Ananda.
2. Bandara Soetta masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait

Secara fisik, fasilitas untuk musim haji sudah disiapkan Angkasa Pura Indonesia, hanya saja masih adanya koordinasi dengan pihak Arab Saudi, Kementerian Agama dan maskapai.
"Secara fisik kami siap, tinggal nanti pengaturan lainnya dari Kementerian, dari Airlines Saudi, dan lain-lain. Masih dilakukan koordinasi terus, tapi secara fisik, kami Bandara Soetta siap," ujarnya.
3. Ada tiga maskapai yang mengangkut jemaah Haji

Rencananya, terdapat tiga maskapai yang akan mengangkut jemaah haji Indonesia. Yakni Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air. Berdasarkan laman resmi Kementerian Agama, untuk total kuota haji Indonesia tahun ini adalah 221.000 jemaah. Jumlah ini terdiri atas 203.320 kuota jemaah reguler dan 17.680 kuota jemaah haji khusus.
"Ada tiga maskapai yang akan mengangkut jemaah haji Indonesia yakni, Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air. Kemungkinan di Soetta, dia embarkasi Pondok Gede, Cipondoh, sebagian Jawa Barat. Itu dibagi dua, ada Kertajati dan Soetta," ungkapnya.



















