Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pejabat Dispora Tangsel Dilaporkan Sekuriti atas Dugaan Penganiayaan

Pejabat Dispora Tangsel Dilaporkan Sekuriti atas Dugaan Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)
Intinya Sih
  • Seorang pegawai honorer Pemkot Tangsel, Iman Sopian, melaporkan atasannya di Dispora ke Polsek Serpong atas dugaan penganiayaan yang kini masih dalam tahap penyelidikan.
  • Kasus ini diduga dipicu persoalan utang piutang antara korban dan Kepala Seksi Sarana Prasarana Dispora Tangsel, Agus Salim, bukan karena urusan kedinasan.
  • Korban mengalami luka fisik dan tekanan psikis hingga absen kerja, sementara pihak Dispora belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus yang tengah diselidiki polisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tangerang Selatan, IDN Times - Seorang pegawai honorer di Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Iman Sopian (46), melaporkan atasannya ke polisi terkait dugaan penganiayaan. Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Serpong setelah laporan resmi dilayangkan dengan nomor LP/B/11/II/2026/SPKT/Polsek Serpong/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Serpong, AKP Joko Suprianto, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kami menerima laporan terkait hal tersebut. Sekarang masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, dikutip Jumat (3/4/2026).

1. Dipicu masalah pribadi

Ilustrasi penganiayaan.
Ilustrasi penganiayaan.(pixabay.com)

Berdasarkan informasi yang didapat, dugaan penganiayaan itu melibatkan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan, Agus Salim.

Sumber di lingkungan Dispora menyebut, konflik antara keduanya diduga dipicu persoalan utang piutang, bukan terkait urusan kedinasan.

“Urusan pribadi,” ujar salah satu pejabat yang enggan disebutkan namanya.

2. Korban alami luka fisik dan psikis

ilustrasi penganiayaan
ilustrasi penganiayaan. (pexels.com/mart)

Akibat kejadian tersebut, korban disebut mengalami luka lebam di bagian mata. Selain itu, kondisi psikologis korban juga dikabarkan terganggu.

Sejak insiden itu, Iman memilih tidak masuk kerja untuk menghindari potensi konflik lanjutan. Kondisi tersebut bahkan berdampak pada status kepegawaiannya sebagai tenaga honorer yang terancam dicoret.

3. Dispora belum beri tanggapan

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dispora Tangsel, Moch Ervin Ardanih, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi. Di sisi lain, jabatan Sekretaris Dispora Tangsel saat ini diketahui masih kosong setelah pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun pada akhir tahun anggaran 2025.

Polisi menyatakan masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan tambahan dari para saksi guna mengungkap kronologi secara utuh.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Banten

See More