Libur Lebaran 2026, Wisatawan ke Kota Tangerang Tembus 119 Ribu Orang

- Selama libur Lebaran 2026, Kota Tangerang mencatat 119.680 wisatawan, naik lebih dari 30 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 70 ribu pengunjung.
- Minat wisatawan bergeser ke destinasi buatan seperti alun-alun dan taman tematik dengan total kunjungan mencapai lebih dari 37 ribu orang, mengungguli wisata air dan kuliner.
- Tingkat okupansi hotel meningkat hingga 40 persen dengan rata-rata 2.000 tamu per hari, memberi dampak positif bagi ekonomi lokal di sektor pariwisata dan jasa.
Kota Tangerang, IDN Times - Lonjakan wisatawan terjadi di Kota Tangerang selama libur Lebaran 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mencatat total kunjungan mencapai 119.680 orang dalam periode 19–29 Maret 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan mengatakan, angka tersebut meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Jumlahnya tahun ini melonjak drastis bahkan mencapai 119 ribu, dibandingkan tahun sebelumnya hanya sekitar 70 ribu,” ujar Boyke, Kamis (2/4/2026).
1. Destinasi favorit bergeser ke ruang publik

Boyke menjelaskan, terjadi pergeseran minat wisatawan tahun ini. Jika sebelumnya wisata air mendominasi, kini wisata buatan seperti ruang publik dan taman tematik justru lebih diminati.
Adapun rincian kunjungan wisatawan meliputi wisata buatan seperti alun-alun dan taman tematik sebanyak 37.257 orang, wisata belanja 30.263 orang, sektor perhotelan 27.447 orang, wisata air 18.032 orang, serta wisata kuliner 6.681 orang.
“Kami melihat lonjakan wisatawan sangat antusias sejak arus mudik dan balik melewati Kota Tangerang,” katanya.
2. Okupansi hotel ikut meningkat

Tak hanya destinasi wisata, peningkatan kunjungan juga berdampak pada sektor perhotelan. Tingkat okupansi hotel di Kota Tangerang mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Boyke menyebut, okupansi hotel berada di kisaran 20–40 persen dengan rata-rata jumlah tamu mencapai 2.000 orang per hari. “Jumlah penginap meningkat drastis, seiring tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran,” ujarnya.
Pemkot Tangerang menilai lonjakan wisatawan dan okupansi hotel tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa.



















