Serang, IDN Times - Pencairan insentif bagi guru ngaji, marbot, dan pemandi jenazah di Kota Serang masih tertunda. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menahan penyaluran bantuan tersebut setelah menemukan perbedaan data penerima yang cukup signifikan antara data lama dan hasil verifikasi terbaru di lapangan.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Anthon Gunawan, mengatakan anggaran insentif sebenarnya telah tersedia. Namun, pencairan belum dapat dilakukan karena pemerintah harus memastikan bantuan diberikan kepada penerima yang memenuhi kriteria.
"Dana sudah ada, tetapi belum bisa direalisasikan karena hasil verifikasi ternyata terlalu jomplang dengan data yang ada sebelumnya," kata Anthon, Jumat (12/6/2026).
