Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jutaan Warga Banten Terjerat Pinjol, Totalnya Capai Rp4,51 Triliun

Jutaan Warga Banten Terjerat Pinjol, Totalnya Capai Rp4,51 Triliun
ilustrasi pinjaman online (IDN Times/Aditya Pratama)

Serang, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jutaan warga Provinsi Banten terjerat pinjaman online (pinjol). Dari laman resmi OJK, 1,48 juta warga Banten masih memiliki utang kepada berbagai penyedia jasa pinjol dengan total tagihan mencapai Rp 4,51 triliun hingga Mei 2023.

Provinsi Banten sendiri menempati peringkat keempat melakukan pinjaman secara online setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

1. Pj Gubernur Banten imbau masyarakat berhati-hati dalam menggunakan teknologi

Gubernur Banten, Al Muktabar. (Dok. Bank Banten)
Gubernur Banten, Al Muktabar. (Dok. Bank Banten)

Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur Banten Al Muktabar meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam situasi kemudahan pinjaman melalui teknologi. Dia menganalogikan, bahwa teknologi seperti pisau dua mata pisau.  Jika tidak secara bijak menggunakan, pemakai akan bermasalah.

"Pinjol bagian satu sistem keuangan harus disikapi arif dan tepat penggunaannya.Jangan sampai hal ini menjadi beban," kata Al Muktabar, Rabu (5/7/2023).

2. Al Muktabar tak membantah pengangguran tinggi jadi penyebab

ilustrasi pinjaman online (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi pinjaman online (IDN Times/Aditya Pratama)

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten itu juga tidak membantah bahwa tingginya angka pengangguran menjadi salah satu indikator warga Banten berbondong-bondong mengambil jalur cepat meminjam uang ke pinjol untuk kebutuhan sehari-hari.

Diketahui, Provinsi Banten menjadi daerah paling tinggi angka pengangguran di Indonesia.

"Bisa saja itu terjadi (karena menganggur akhirnya meminjam ke pinjol).  Maka, perlu kebijaksanaan secara individu," katanya.

3. Pemda Banten tengah menggulirkan program untuk menekan pengangguran

Ilustrasi pegawai pabrik kena PHK (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Ilustrasi pegawai pabrik kena PHK (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Dia mengungkapkan, saat ini pemerintah daerah tengah berusaha untuk membuka lapangan kerja baru dengan menggulirkan program penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan pelatihan keterampilan usaha.

"Banten parameternya tempat tujuan saudara (luar daerah) kita mencari kerja. Pemda berusaha kerja bisa mendapatkan lapangan kerja baru," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Khaerul Anwar
Ita Lismawati F Malau
Khaerul Anwar
EditorKhaerul Anwar
Follow Us

Latest News Banten

See More

Cegah Hantavirus, Penerbangan dari 4 Negara Ini Diawasi Ketat

11 Mei 2026, 21:08 WIBNews