Comscore Tracker

Nama-nama Dinasti Ratu Atut di Banten

Nama-nama dari keluarga ini kembali muncul di Pilkada 2020

Kota Serang, IDN Times - Dinasti Ratu Atut memegang beberapa jabatan strategis kabupaten/kota di Banten. Sejumlah kasus korupsi yang menjerat beberapa nama di keluarga ini, tidak lantas menggerus kekuatan mereka di Banten. 

Nama Ratu Atut merujuk pada mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang tersangkut kasus korupsi alat kesehatan, kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, dan kasus jual-beli jabatan. Adiknya, Tubagus Chaeri Wardana, juga ikut tersangkut kasus yang sama.

Sejauh ini, dinasti Ratu Atut masih setia menggunakan kendaraan Partai Golkar dalam berpolitik. Di Pilkada Serentak 2020, beberapa nama dari dinasti inipun kembali mencuat dan maju.

Berikut nama-nama anggota keluarga di dinasti Ratu Atut.

1. Dinasti Atut bermula dari sang ayah, Chasan Sochib

Nama lengkap sang ayah adalah Tubagus Chasan Sochib. Semasa hidupnya, Chasan Sochib dikenal sebagai mantan pejuang dan pengusaha. 

Chasan lahir di Kadubeureum, Padarincang, Serang, Banten pada tahun 1930. Di era kemerdekaan, Chasan bergabung dengan Laskar Fisabillilah Banten yang melawan agresi Belanda 1945.

Selain pengusaha, Chasan kemudian melebarkan jaringan dengan masuk kancah politik dengan masuk ke Partai Golkar. Anak-anak dan keturunan Chasan kemudian mengikuti jejaknya dalam memilih kendaraan politik. 

Chasan meninggal dunia 30 Juni 2011 dan dimakamkan secara militer. "Almarhum sangat layak dimakamkan secara militer karena dia seorang pejuang angkatan 1945," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Provinsi Banten, Komari kala itu, seperti dikutip dari Antaranews. 

2. Ratu Atut Chosiyah

Nama-nama Dinasti Ratu Atut di BantenRatu Atut Chosiyah (Wikipedia.org)

Nama Ratu Atut merupakan yang paling dikenal luas, setelah Chasan Sochib--ayahnya. 

Dia berhasil menjadi Wakil Gubernur Banten pada 2002 ketika berpasangan dengan Djoko Munandar. Namun di tengah jalan, tepatnya tahun 2005, Djoko Munandar mesti dinonaktifkan dari jabatan Gubernur karena kasus korupsi.

Walhasil, Atut melenggang menjadi Gubernur menggantikan Djoko. Diapun menjadi gubernur perempuan pertama di Indonesia. Kala itu, Atut menjabat Gubernur Banten sampai 2007.

Di Pilkada Banten 2006, dia maju lagi sebagai gubernur berpasangan dengan Mohammad Masduki. Di pilkada itu, dia menang. 

Tahun 2011, Ratu Atut yang makin bertaji kembali maju sebagai calon gubernur dan kali ini berpasangan dengan Rano Karno--aktor kawakan Tanah Air. Tanpa kesulitan berarti, keduanya pun menang. 

Kesuksesan Ratu Atut itu kemudian diikuti jejaknya oleh anggota keluarga lain, mulai dari ibu tiri, adik, ipar, hingga anak-anaknya. Satu per satu, mereka maju di pemilihan kepala daerah (pilkada), DPRD, dan masuk partai politik. 

Namun, Ratu Atut kemudian terlilit kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia resmi dinonaktifkan pada 13 Mei 2014.

3. Hikmat Tomet

Hikmat merupakan suami Ratu Atut. Dia terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014. Komisi V menjadi tugas Hikmat semasa menjadi wakil rakyat.

Dia meninggal dunia pada 10 September 2013 di usia 58 tahun. Dia meninggalkan seorang istri, Ratu Atut, dan tiga anak, yakni Andika Hazrumi, Andriana Aprilia, dan Ananda Triana Salichan.

4. Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan

Nama-nama Dinasti Ratu Atut di BantenTubagus Chaeri Wardana alias Wawan (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Pusaran dinasti Ratu Atut yang paling disorot adalah Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Dia adalah adik Ratu Atut. 

Oktober 2013, Wawan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dari sinilah terkuak beberapa kasus korupsi yang melibatkan keluarga Ratu Atut.

OTT itu terkait kasus suap ke hakim Mahkamah Konstitusi kala itu, Akil Mochtar. Suap itu di kemudian hari terbukti terkait dengan sengketa Pilkada Kabupaten Lebak. 

Kasus itu juga menyeret Ratu Atut. Dalam kasus ini, Wawan divonis 7 tahun penjara, Akil Mochtar seumur hidup, dan Ratu Atut divonis 4 tahun bui. 

KPK kemudian membidik sejumlah kasus korupsi lain di Banten--dari Wawan. Beberapa kasusnya masih berjalan hingga di tahun 2020. 

Baca Juga: Saksi: Pak Wawan Suruh Saya Kirim Uang Rp1,5 Miliar ke Rano Karno

5. Dua anak dan menantu Ratu Atut

Nama-nama Dinasti Ratu Atut di BantenAndika Hazrumy (IDN Times/Khaerul Anwar)

Anak pertama Ratu Atut, Andika Hazrumy menjabat Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022. Andika sebelumnya duduk sebagai anggota DPR RI dari Golkar. Sementara istrinya Ade Rossi Cherunnisa menjabat anggota legislatif tingkat pusat dari Dapil Pandeglang-Lebak.

Anak kedua Ratu Atut, Andiara Aprilia duduk di Senayan sebagai Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Banten untuk periode 2019-2024. Suami Andiara, Tanto W Arban kini menjabat Wakil Bupati Pandeglang periode 2015-2020 mendampingi Irna Narulita.

6. Adik dan ipar Ratu Atut

Nama-nama Dinasti Ratu Atut di BantenInstagram/Ratutatuchasanah

1. Adik kandung Ratu Atut bernama Ratu Tatu Chasanah. Tatu saat ini menjabat Bupati Serang periode 2015-2020. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Serang bersama Taufik Nuriman.

2. Adik Tiri Ratu Atut, Tubagus Haerul Jaman terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar Dapil Banten II (Kabupaten Serang-Kota Serang-Kota Cilegon) pada Pemilu 2019. Jaman pun merupakan mantan Wali Kota Serang dua periode.

3. Ratu Ria Maryana juga merupakan adik tiri Ratu Atut, kini dia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Serang. Selain itu Ria pun menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Serang.

4. Ratu Lilis, adik tiri Ratu Atut, harus mendekam dipenjara selama 8,5 tahun. Adik kandung Haerul Jaman selaku Direktur CV Tuntas Mekar Jaya Utama terjerat kasus proyek sodetan Cibinuangeun, Lebak, dengan nilai proyek Rp19 miliar. Dia pun merupakan mantan katua DPD Golkar Kota Serang.

5. Kemudian Airin Rahmi Diany, Airin saat ini menjabat Wali Kota Tangerang Selatan periode 2016-2021. Airin merupakan istri adik Atut, Wawan. Suami Airin tersebut saat ini menghuni Lapas Sukamiskin terkait sejumlah kasus korupsi di Banten bersama sang kakak, Atut.

Baca Juga: PAN Resmi Dukung Petahana Irna Narulita di Pilkada Pandeglang 2020

Topic:

  • Khaerul Anwar
  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya