Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Efisiensi PJU Tangsel: LED dan Meterisasi Tekan Tagihan Listrik

Efisiensi PJU Tangsel: LED dan Meterisasi Tekan Tagihan Listrik (Dok. Dishub Tangsel)
Efisiensi PJU Tangsel: LED dan Meterisasi Tekan Tagihan Listrik (Dok. Dishub Tangsel)
Intinya sih...
  • Meski jumlah PJU Tangsel naik jadi 69.371 titik hingga 2025, tagihan listrik justru turun dari kisaran Rp4 miliar pada 2023 menjadi Rp3,06 miliar pada November 2025.
  • Dishub Tangsel melakukan efisiensi lewat metering KWH, monitoring panel, serta penggantian lampu boros ke LED sejak 2024.
  • Penyesuaian daya lampu sesuai tipe jalan dan verifikasi 2.301 ID pelanggan membantu menekan pemborosan, meski masih ada kendala pencurian kabel dan gangguan fiber optik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times — Meski jumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Tangerang Selatan terus bertambah, tagihan listrik justru menunjukkan tren penurunan. Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel menyebut efisiensi melalui metering KWH dan penggantian lampu ke LED menjadi faktor utama.

Data Dishub mencatat, hingga 2025 jumlah PJU di Tangsel mencapai 69.371 titik. Pada tahun yang sama, sebanyak 2.544 titik baru dibangun, terdiri dari program Tangsel Terang sebanyak 1.444 titik dan hasil musrenbang serta reses sebanyak 1.100 titik.

Namun, grafik pembayaran listrik menunjukkan penurunan. Pada 2023, tagihan bulanan masih berkisar Rp3,82 miliar hingga Rp4,23 miliar. Angka tersebut turun pada 2024 menjadi sekitar Rp3,64 miliar hingga Rp3,92 miliar. Bahkan pada November 2025, tagihan tercatat hanya Rp3,06 miliar.

1. Tren ini hasil efisiensi anggaran

Efisiensi PJU Tangsel: LED dan Meterisasi Tekan Tagihan Listrik (Dok. Dishub Tangsel)
Efisiensi PJU Tangsel: LED dan Meterisasi Tekan Tagihan Listrik (Dok. Dishub Tangsel)

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, tren ini merupakan hasil dari kebijakan efisiensi yang mulai diterapkan sejak 2024. “Mulai tahun 2024 kami melakukan monitoring panel KWH PJU untuk memastikan kondisi panel dan verifikasi atas tagihan PLN,” kata Ayep, Kamis (5/2/2026).

Dishub juga mempercepat program metering KWH. Pada 2024, metering dilakukan pada 37 panel, sementara hingga 2025 jumlahnya meningkat menjadi 59 panel.

Selain itu, Dishub mengganti lampu SON-T atau merkuri yang boros energi dengan lampu LED. Pada 2024, sebanyak 1.383 lampu diganti, dan pada 2025 jumlahnya bertambah menjadi 2.107 unit.

“Penggantian ke LED kami lakukan untuk menurunkan konsumsi daya listrik,” ujarnya.

2. Daya lampu berdasar tipe dan lebar jalan

Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU).(IDN Times/Daruwaskita)
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU).(IDN Times/Daruwaskita)

Menurut Ayep, Dishub juga menyesuaikan daya lampu berdasarkan tipe dan lebar ruas jalan agar penerangan tetap optimal tanpa pemborosan energi.

Hingga 2025, jumlah pelanggan PJU di Tangsel tercatat sebanyak 2.301 ID pelanggan. Data tersebut menjadi basis verifikasi agar pembayaran listrik lebih akurat.

Meski demikian, Dishub mengakui masih ada tantangan di lapangan, seperti pencurian kabel dan gangguan kabel fiber optik yang menumpang di tiang PJU, yang berpotensi meningkatkan biaya pemeliharaan.

Share
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Banten

See More

Tempat Hiburan di Tangsel Tutup Selama Ramadan, Ini Aturannya

06 Feb 2026, 19:05 WIBNews