Rano Karno Isyaratkan Mundur dari Bursa Cagub Banten

Serang, IDN Times - Rano Karno mengisyaratkan tidak akan maju atau mundur dari pencalonan di perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten pada 2024 ini. Pernyataan itu disampaikan Rano di tengah isu PDIP partai naungannya akan mengusung Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi untuk mendampingi Airin Rachmi Diany.
"Dan demi kemenangan partai, tak boleh ada yang memaksakan ego dan kepentingan diri sendiri," kata anggota DPR RI Dapil Banten III melalui siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (26/7/2024).
1. Rano siap terjun untuk memenangkan cagub yang bakal diusung PDIP

Kendati tak maju, Pria yang pernah menjabat Gubernur Banten itu mengaku bakal menyumbangkan pikiran dan terjun langsung untuk memenangkan kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang diusung oleh partai berlambang banteng tersebut.
''Bila partai meminta saya untuk memberikan dukungan kepada siapapun calon yang didukung, maka akan saya lakukan," katanya.
2. Rano mengaku punya kewajiban menjaga marwah partai

Rano menyatakan, sebagai petugas partai sikapnya cukup jelas, yakni mengamankan apa pun perintah dan keputusan partai terhadap dirinya.
“Saya dan semua kader partai PDI Perjuangan di Banten memangku kewajiban untuk menjaga marwah/ kehormatan partai, dan sekaligus memenangkan partai,” katanya.
3. Rano menyebut Banten butuh pemimpin generasi yang lebih muda

Disampaikan Rano, Banten membutuhkan orang-orang yang terbukti memiliki rekam jejak sebagai kepala daerah di tingkat II dan berhasil menunjukkan kesuksesan dan progresivitas pembangunan di wilayah yang pernah dipimpinnya.
"Banten membutuhkan darah segar dan generasi yang lebih muda untuk membangun kebaruan," katanya.

















