Nataru Usai, Stasiun Rangkasbitung Tumpuan Penumpang Menuju Jakarta

- Penumpang KRL libur Nataru naik 6 persen dibanding tahun lalu
- Stasiun integrasi lain juga mengalami lonjakan penumpang, seperti Stasiun Cikarang dan Bandara Soekarno-Hatta
- Selama masa angkutan Nataru periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, total pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mencapai 16.954.833 orang
Lebak, IDN Times – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tampak sangat terlihat di Stasiun Rangkasbitung, Lebak. Pada Minggu (4/1/2026), ribuan penumpang dari jalur Merak–Cilegon memadati stasiun ini untuk melanjutkan perjalanan menggunakan Commuter Line Jabodetabek menuju Jakarta.
KAI Commuter mencatat, hingga pukul 14.00 WIB, sebanyak 6.697 penumpang naik KRL dari Stasiun Rangkasbitung menuju Tanah Abang. Lonjakan ini menunjukkan peran Rangkasbitung sebagai simpul penting arus balik dari wilayah barat Banten, khususnya bagi penumpang Commuter Line Merak.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan peningkatan tersebut sejalan dengan berakhirnya masa libur panjang Nataru, di mana masyarakat mulai kembali ke Jakarta untuk bersiap beraktivitas.
“Stasiun-stasiun integrasi menunjukkan peningkatan volume pengguna, termasuk Rangkasbitung yang terhubung langsung dengan layanan Commuter Line Merak dari Cilegon dan Merak,” ujar Karina pada Senin (5/1/2025).
1. Penumpang KRL libur Nataru naik 6 persen dibanding tahun lalu

Tak hanya Rangkasbitung, stasiun integrasi lain juga mengalami peningkatan. Di Stasiun Cikarang, yang terhubung dengan Commuter Line Walahar dari Purwakarta dan Cikampek, tercatat 11.111 penumpang naik KRL menuju Jakarta. Sementara itu, di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta di Kota Tangerang, sebanyak 1.062 penumpang menggunakan Commuter Line Basoetta untuk kembali ke pusat kota.
Di sisi lain, sejumlah stasiun tujuan wisata dan pusat perbelanjaan masih terpantau ramai. Stasiun Bogor mencatat 18.158 penumpang turun hingga siang hari, disusul Stasiun Jakarta Kota dengan 16.964 penumpang. Kawasan belanja juga menunjukkan aktivitas tinggi, seperti Stasiun Tanah Abang dengan 20.504 penumpang, Stasiun Sudirman sebanyak 13.758 penumpang, dan Stasiun Tebet mencapai 7.896 penumpang.
Secara kumulatif, selama masa angkutan Nataru periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, total pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mencapai 16.954.833 orang, atau naik 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Angka tersebut terdiri dari 16.577.134 pengguna Commuter Line Jabodetabek, 119.416 pengguna Commuter Line Basoetta, serta 258.283 pengguna Commuter Line Merak. Puncak volume pengguna terjadi pada 31 Desember 2025, dengan total 1.155.484 orang.
2. Senin ini jadi hari pertama mobilitas awal warga pengguna KRL

Karina menambahkan, Senin (5/1/2026) ini diperkirakan menjadi awal kembalinya mobilitas normal masyarakat. Karena itu, KAI Commuter mengimbau pengguna untuk memanfaatkan hari Minggu yang relatif lebih lengang guna mengatur perjalanan kembali ke tempat tinggal atau lokasi aktivitas.
Pada hari ini, KAI Commuter mengoperasikan 1.030 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, serta masing-masing 64 perjalanan Commuter Line Basoetta dan 14 perjalanan Commuter Line Merak.
“Kami mengimbau pengguna untuk selalu mematuhi aturan, mendahulukan penumpang yang turun, serta menjaga anak-anak selama berada di area stasiun dan di dalam kereta,” kata Karina.



















