Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ngaku Bisa Rekrut Pegawai Citilink, Tukang Rias Tipu 6 Korban

Ngaku Bisa Rekrut Pegawai Citilink, Tukang Rias Tipu 6 Korban
Default Image IDN
Share Article

Tangerang, IDN Times - Seorang tukang rias pengantin, NAP,  dibekuk jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang lantaran diduga menipu sedikitnya 6 korban. Modusnya, dia mengimingi korbannya dengan lowongan pekerjaan.

"Iming-imingnya jadi pegawai tetap maskapai Citilink di Bandara Internasional Soekarno Hatta," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yuriko, Senin (8/2/2021). 

1. Tersangka menjanjikan korban bakal ditempatkan di counter check-in

default-image.png
Default Image IDN

Alex mengungkapkan, kasus tersebut bermula dari bulan November 2020 lalu, di mana tersangka bertemu dengan Andiyansyah, teman sekolahnya yang juga suami korban. 

"Lalu, tersangka mengajak keduanya untuk bekerja sebagai petugas counter check-in di maskapai Citilink," jelasnya. 

2. Pelaku meminta sejumlah uang sebagai uang "pelicin"

default-image.png
Default Image IDN

NAP kemudian meminta sejumlah uang kepada korban secara bertahap. Alasannya, uang tersebut akan digunakan untuk keperluan biaya masuk kerja, uang seragam, hingga training. 

"Dimintainya bertahap, total keseluruhan Rp34.637.700," ujar Alex. 

Uang sudah disetor sejak bulan November lalu, namun hingga kini apa yang dijanjikan tersangka tidak terealisasi. Seperti penempatan kerja dan gaji bulanan R 4- 5 juta, tidak kunjung didapat.

3. Tersangka membuat grup chat kantor palsu untuk absen harian

default-image.png
Default Image IDN

Lantaran korban yang terus bertanya kapan waktu mulai kerja, tersangka membuat grup chat Whatsapp yang seolah-olah itu adalah grup resmi kantor, yang diperuntukkan untuk absensi karyawan harian. Lalu, para korbannya diwajibkan absen harian di grup tersebut, lengkap dengan nomor ID pegawai. 

"Jadi dibilangnya sudah diterima, namun harus bekerja Work From Home (WFH) karena pandemik," tutur Alex.

4. Total ada enam korban yang terkena penipuan

default-image.png
Default Image IDN

Dari tersangka tersebut, polisi berhasil mengungkap 6 korban. Dalam sekali aksi, setiap korban dimintai uang sebesar Rp 15 sampai 20 juta. Sehingga bila ditotal, tersangka sudah mengantongi hampir Rp100 juta.

"Kemungkinan masih ada lagi (korban). Makanya, kami mengimbau bagi masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan dengan modus yang sama, silakan melaporkan ke kami," tutur Alex. 

Namun, pada saat jumpa pers dengan awak media, tersangka tidak dihadirkan lantaran terkonfirmasi positif COVID-19. Tersangka harus diisolasi di RS Kramat Jati.

"Tersangka diamankan di kostannya di daerah Duri Kosambi, Jakarta Barat," tuturnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Ita Lismawati F Malau
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More

105 Koperasi Merah Putih di Lebak Belum Beroperasi Reguler

18 Jun 2026, 20:49 WIBNews