Pemkot Tangerang Usulkan Pembangunan Sejumlah TOD

- Pemkot Tangerang mengusulkan pembangunan infrastruktur prioritas untuk mendukung pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di Kota Tangerang.
- Rencana pembangunan termasuk jembatan penghubung, pesimpangan tidak sebidang, akses penghubung stasiun-terminal, dan peningkatan kinerja jalan nasional.
- Usulan ini bertujuan untuk mengurai kemacetan, memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, serta mendukung konektivitas antar wilayah dan pertumbuhan ekonomi.
Kota Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengusulkan sejumlah rencana pembangunan prioritas untuk mendukung pengembagan Transit Oriented Development (TOD) di Kota Tangerang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti mengatakan, pihaknya telah mengusulkan rencana pembangunan infrastruktur prioritas kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten untuk memperkuat akses kawasan TOD di Kota Tangerang sesuai kewenangannya.
"Rencananya, usulan akan masuk dalam agenda pembangunan pemerintah pusat pada tahun 2026-2028," kata Yeti, Rabu (27/8/2025).
1. Ini sejumlah pembangunan yang dilakukan

Beberapa rencana pembangunan infrastruktur yang diusulkan meliputi jembatan penghubung Jalan K.S Tubun-Lio Baru, pesimpangan tidak sebidang di Jalan Sudirman-Stasiun Tanah Tinggi, akses penghubung Stasiun Batuceper-Terminal Poris Plawad, Jalan Raya Daan Mogot Sisi Selatan Sungai Mookervart, Jalan Utara Tol Jakarta-Merak, dan Jalan Utara Tol Sedyatmo sebagai akses penunjang kawasan TOD yang sedang dikembangkan di Kota Tangerang.
“Saat ini Kami telah mengusulkan berbagai detail rencana pembangunan infrastruktur yang dapat dilakukan pemerintah pusat maupun provinsi guna mendukung pengembangan kawasan Tansit Oriented Development Poris Plawad dan aksesibilitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Kecamatan Benda, serta peningkatan kinerja Jalan Nasional Daan Mogot secara maksimal,” kata Yeti.
2. Upaya ini akan urai kemacetan di Kota Tangerang

Yeti mengatakan, rencana pembangunan infrastruktur prioritas yang diusulkan merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat sinergitas pengelolaan aset infrastruktur antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal ini dinilai sangat penting untuk mengintegrasikan akses mobilitas transportasi dengan kawasan hunian maupun komersial di Kota Tangerang.
“Kami menilai rencana pembangunan infastruktur akan berperan besar untuk mengurai kemacetan serta mendukung konektivitas antar wilayah secara berkelanjutan," kata dia.
Selain itu, Pemkot Tangerang berharap rencana pembangunan infrastruktur prioritas yang diusulkan dapat ditinjaklanjuti untuk mendukung konektiviitas antar wilayah sekaligus pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang dan sekitarnya.