Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral Pegawai SPBU di Bintaro Curang, Pertamina: Konsumen Bayar Sesuai

Kota Tangerang Selatan
2 min read
Viral Pegawai SPBU di Bintaro Curang, Pertamina: Konsumen Bayar Sesuai
Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Video viral menuduh pegawai SPBU 34.152.06 Bintaro curang setelah pengisian Pertalite yang diminta Rp100 ribu berhenti di Rp80.800.

  • Pertamina menyatakan klarifikasi dan bukti di lokasi tidak menemukan kecurangan; konsumen membayar Rp80.800 via QRIS sesuai nominal pengisian nozzle.

  • Pertamina telah menghubungi dan mengundang konsumen untuk penjelasan, serta menegaskan oknum akan ditindak bila terbukti curang dan konsumen dapat melapor ke 135.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang, IDN Times - Sebuah video di media sosial viral yang menyebut adanya kecurangan yang dilakukan pegawai sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.152.06 di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Dalam video tersebut, seorang wanita mengaku dirinya yang memesan pengisian Pertalite senilai Rp100 ribu malah hanya diisi Rp80.800 saja.

Namun, Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto mengungkapkan, pihaknya telah melakukan klarifikasi dan mengumpulkan bukti-bukti di SPBU tersebut, namun tidak ditemukan adanya bukti kecurangan melainkan miss komunikasi.

"Cuma memang secara informasi yang kami dapatkan sendiri, pengisian yang diminta oleh konsumen tersebut sudah sesuai dalam artian memang konsumen tersebut meminta pengisian senilai Rp100 ribu, cuma barulah Rp80.800 pengisian berhenti," kata Reno, Rabu (29/10/2026).

  1. 1. Konsumen membayar Rp80.800 dengan metode QRIS

    Reno Fri Daryanto, Area Manager Communications, Relations dan CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga.
    Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Reno menuturkan, usai dilakukan pengisian, konsumen membayar sesuai dengan jumlah pengisian di nozzle tersebut yakni Rp80.800. Bahkan, konsumen juga membayar dengan metode QRIS bukan tunai sehingga nominal yang dibayarkan akan sesuai.

    "Jadi sebenarnya memang setelah itu ditawarkan oleh operator untuk melakukan apakah mau diisi sampai Rp100 ribu juga gitu. Sebenarnya tidak ada apa namanya nilai yang berbeda dari pengisian maupun yang dibayarkan oleh konsumen tersebut," kata Reno.

  2. 2. Pertamina juga telah undang konsumen ke SPBU, namun belum terpenuhi

    Ilustrasi SPBU Pertamina
    Ilustrasi SPBU Pertamina (dok. Pertamina Patra Niaga JBB)

    Reno pun memastikan, informasi dari konsumen terkait pelayanan di SPBU merupakan salah satu poin yang selalu diutamakan. Pihaknya pun telah menghubungi konsumen tersebut untuk menjelaskan dan mengundang konsumen untuk datang kembali ke SPBU namun belum terpenuhi.

    "Memang via akun sosial medianya sendiri kami sudah kontak, sudah membalas juga, tapi memang sampai saat ini belum kembali ke SPBU untuk kami adakan penjelasan lebih lanjut," jelasnya.

  3. 3. Pertamina pastikan tindak oknum pegawai SPBU jika memang terbukti curang

    Ilustrasi SPBU Pertamina
    Ilustrasi SPBU Pertamina (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Reno memastikan, Pertamina Patra Niaga tak akan segan untuk menindak oknum pegawa SPBU Pertamina jika memang terbukti melakukan kecurangan dan merugikan konsumen. Ia pun meminta konsumen untuk bisa melaporkan ketidaksesuaian atau ketidakwajaran pengisian bahan bakar ke Pertamina Contact Center 135.

    ​"Kami selalu memberikan sosialisasi maupun penjelasan lebih lanjut kepada pihak SPBU untuk memberikan informasi ataupun memberikan penjelasan kepada operator untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More