Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni (IDN Tim)es/Muhamad Iqbal
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, pengelolaan limbah B3 seluruh puskesmas di Tangsel diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).
“PT PITS yang mengelola itu. Ya, limbah B3. Kan limbah COVID-19 itu masuknya B3 juga. Kayak APD, masuknya limbah B3 juga. Bukan limbah biasa. Sama, masuknya limbah B3 juga. Tapi untuk RSU Tangsel tidak,” jelasnya kepada wartawan.
Untuk RSU Tangsel, pengelolaan limbah B3 atau COVID-19 nya dikelola pihak ketiga. Saat ini, RSU Tangsel khusus melayani pasien COVID-19. Sedikitnya ada 9 pasien positif yang dirawat di lantai empat RSU Tangsel itu.
“Kita kelola limbah yang di puskemas itu PT PITS. Yang RS dilelang, kan besar limbahnya. Tahun kemarin sih PT PITS. Per Kilogram Rp75 ribu. Tidak sampai tonan, kecil. Kayak pipet, APD, tergantung puskesmasnya,” kata Deden.