Pandeglang, IDN Times - Seorang ibu hamil bernama Anisah, 37 tahun, warga Kampung Cigebang Hilir, Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang harus digotong menggunakan sarung yang dikaitkan dengan bambu menuju ke fasilitas kesehatan (faskes) untuk menjalani proses persalinan.
Anisah harus digotong seperti itu, lantaran akses jalan dari rumah pasien ke tempat persalinan rusak parah, tak bisa dilalui kendaraan. Sehingga warga harus menggotong Anisah dengan jarak lebih dari lima kilometer.
"Kejadiannya kemarin, Kamis 2 Januari 2025. Saudara saya itu hendak melahirkan ke tempat persalinan di rumah bidan desa. Namun karena jalannya rusak, maka tidak bisa dibawa dengan menggunakan kendaraan roda empat, sehingga harus ditandu pakai kain sarung oleh warga," kata Cicih, seorang anggota keluarga Anisah yang dikutip, Minggu (5/1/2025).
