Ilustrasi Pantarlih memasang stiker saat melakukan Coklit (ANTARA FOTO/Hasrul Said)
Dewi menjelaskan, coklit oleh Pantarlih untuk memastikan data berdasar dari DP4 yang diterima oleh KPU Lebak tidak ganda dan sinkron karena data akan selalu berubah.
"ada (pemilih) yang datang dan keluar wilayah lalu ada penambahan dan pengurangan anggota di KK (kartu keluarga). Hasil coklit ini akan berkaitan dengan jumlah TPS, karena bisa saja setelah dianalisa data pemilih bertambah,” kata Dewi.
Kordinator Divisi Data dan Informasi KPU Lebak Agus Sugama menambahkan, dari 28 kecamatan, baru 3 kecamatan yang progres coklit-nya sudah di angka 100 persen. Ketiga kecamatan itu adalah Cimarga, Cilograng, dan dan Kecamatan Bojongmanik.
"Sisanya 25 kecamatan di angka 80 dan 90 persen lebih,” kata Agus.
Ia meminta, kendala-kendala yang ditemui dan tidak bisa diatasi untuk segara dikonsultasikan oleh Pantarlih secara berjenjang ke PPS, PPK dan ke KPU.
“Karena ini yang akan menjadi menghambat progres, ketika ada permasalahan di lapangan tetapi tidak segera dikonsultasikan. Saya harap teman-teman terus semangat dan jika ada masalah segera sampaikan,” kata dia.