Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jelang Pilkada, Belasan Ribu Millennial Tangsel Belum Punya KTP-el
Wali kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (kiri) meninjau pengemudi ojek daring yang melakukan pengurusan Sistem Pengiriman Dokumen Kependudukan (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Tangerang Selatan, IDN Times - Jelang Pilkada Serentak 2020, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan mempermudah pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada remaja berusia 16-17 tahun. Hingga kini, ada belasan ribu pemilih generasi millennial ini belum melakukan perekaman KTP-el.

Kadisdukcapil Kota Tangsel, Dedi Budiawan menerangkan, pembatasan pembuatan KTP itu bisa dilakukan sampai tanggal 9 Desember 2020.

“Jadi gini supaya hari H misalkan dia mau ikut nyoblos, dia boleh direkam sekarang, dia misalkan usianya baru 16 tahun 9 bulan. Nah boleh, tapi nanti pas tanggal 9 Desember,” ujarnya, Senin (5/10/2020).

1. Sebanyak 19 ribu anak muda akan berusia 17 tahun pada 9 Desember mendatang

IStockphoto.com/www.instagram.com/elvraelp

Dedi menerangkan, dalam catatan Disdukcapil Kota Tangsel, Dedi mengatakan, ada 19 ribu jiwa yang pada tanggal 9 Desember 2020 berusia tepat di umur 17. Pihaknya optimis untuk sanggup melayani semua itu, dengan catatan partisipasi warga, karena tidak mungkin pihaknya datang ke rumah masing-masing.

“Jadi wargalah yang datang ke kecamatan. Sudah disosialisasikan ke semuanya,” terangnya.

2. Tersisa 14 ribu jiwa belum merekam KTP

Ilustrasi KTP (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dedi mencatat, hingga saat ini orang yang akan berumur 17 di tanggal 9 Desember 2020 tersisa 14 ribu jiwa lagi yang belum merekam KTP.

“Persyaratan cukup fotocopi KK dan akte lahir. Dan ada bukti tanda terima bahwa dia sudah direkam, dan tinggal ambil dia nanti pas 17 tahun,” paparnya.

3. Disdukcapil Tangsel siapkan 100 blangko di tiap kecamatan per hari

ilustrasi KTP (IDN Times/Umi Kalsum)

Dedi menjelaskan, saat ini per kecamatan disiapkan 100 blanko per hari, sehingga di 7 kecamatan total ada 700 perhari, termasuk umur 16 tahun 9 bulan, namun akan dicetak saat tepat di umur 17 tahun.

“Bahkan KPU Tangsel hampir seminggu sekali dia padukan data dengan kita,” tutupnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article