Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jembatan Rusak, Ribuan KK di Lebak Terancam Terisolir
Dok. IDN Times/Riz
  • Hujan tinggi merusak jembatan di Lebak, isolasi 1.400 KK di Desa Nayagati.
  • Kepala Desa membangun jembatan sementara, harap pemerintah segera perbaiki secara permanen.
  • Pihak BPBD Lebak sedang menghitung anggaran rehabilitasi jembatan Nayagati melalui Dinas PUPR.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memicu akses jalan di wilayah Kabupaten Lebak mengalami beberapa kerusakan.

Di Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, misalnya, jembatan utama dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter di desa dekat kawasan Baduy itu ambruk. Insiden itu membuat 1.400 Kepala Keluarga (KK) terisolir.

Kepala Desa Nayagati, Emin mengatakan, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Hujan deras sejak pukul 14.00 sampao 02.00 WIB malam. Akses utama ada 1.400 KK tidak bisa melintas keluarnya hanya lewat (jembatan) itu," kata Emin, Jumat (6/12/2024).

1. Warga terpaksa menggunakan jembatan sementara berbahan batang pohon kelapa

Dok. IDN Times/Riz

Emin mengaku, sementara waktu pihak pemerintah desa membangun jembatan sementara yang beralaskan batang pohon kelapa. Dia berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen.

"Lebih cepat lebih baik sebab masyarakat saya keluar aksesnya cuma satu-satunya. Harapan dibangun jembatan baru," kata dia

2. BPBD sebut jembatan tersebut akan segera dibangun kembali

Dok. IDN Times/Riz

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, saat ini jembatan Nayagati tengah dalam penghitungan pihak Dinas PUPR mengenai anggaran yang akan dihabiskan untuk rehabilitasi.

"Kami rencanakan rehabilitasi terhadap jembatan tersebut. Hanya untuk hitung - hitungan kami masih nunggu dinas PUPR karena teknis kan di sana ya, nanti kami usulkan untuk dianggarkan melalui BTT kami yang ada di BKAD," kata Febby.

Editorial Team

Related Article