Comscore Tracker

4 Daerah di Banten yang Siap Gelar Pilkada Serentak 2020

Beberapa nama bacalon mulai muncul ke permukaan

Serang, IDN Times - Pilkada Serentak diputuskan akan tetap digelar pada 9 Desember 2020 meski di tengah pandemik virus corona atau COVID-19. Ada 270 daerah di seluruh Indonesia yang akan mengikuti pilkada serentak ini.

Di Provinsi Banten sendiri ada empat daerah yang akan menggelar pilkada tahun ini, yaitu Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Cilegon.

Baca Juga: Tiga Paslon Independen Lolos Verifikasi Pilkada Cilegon

1. Kota Tangerang Selatan

4 Daerah di Banten yang Siap Gelar Pilkada Serentak 2020Wikipedia

Tangerang Selatan merupakan salah satu kota di Banten yang lahir tahun 2008. Daerah ini memiliki luas wilayah luas wilayah 147,19 kilometer persegi (km²) dan memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.593.812 jiwa.

Daerah yang memiliki 952.846 Daftar Pemilih Tetap (DPT) berdasar data Pileg dan Pilpres 2019 ini akan kembali menentukan pemimpin pada periode ketiga pasca kota ini terbentuk.

Ada beberapa nama yang berpeluang maju di Pilkada di daerah penyangga provinsi DKI Jakarta ini.

1. Puteri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah dipastikan sudah mendapatkan tiket maju di Pilkada Tangsel didukung partai Demokrat dan PKS. Azizah akan didampingi oleh salah satu kader PKS.

2. Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, bacalon petahana ini akan didampingi oleh putera Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Pilar Saga Ihsan yang diusung oleh partai Golkar.

3. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Muhamad. Dia baru mendapat dukungan dari satu partai yakni PSI dengan perolehan 4 kursi.

Baca Juga: Siti Nur Azizah, Putri Wapres yang Jadi Calon Wali Kota Tangsel

2. Kabupaten Serang

4 Daerah di Banten yang Siap Gelar Pilkada Serentak 2020Wikipedia

Sejarah Kabupaten Serang tidak terlepas dari sejarah Banten pada umumnya, karena Kabupaten Serang merupakan bagian dari wilayah Kesultanan Banten yang berdiri pada abad ke-16 dengan pusat pemerintahannya terletak di Serang, sekarang menjadi bagian wilayah Kota Serang.

Ibukotanya adalah Ciruas namun saat ini pusat pemerintahanya masih berada di Kota Serang. Daerah ini memiliki luas wilayah 1.734,28 km² dan memiliki jumlah penduduk sebanyam 1.493.591 jiwa.

Daerah yang memiliki sebanyak 1.119.848 DPT ini akan menentukan pemimpin baru tahun ini. Pada Pilkada Kabupaten Serang tahun ini diprediksi akan diramaikan dua pasangan calon antara, paslon petahan Ratu Tatu Chasanah- Panji Tirtyasa dan Nasrul Ulum-Eki Baehaki. Kedua bakal paslon ini sudah memenuhi syarat maju di Pilkada Serang.

3. Kabupaten Pandeglang

4 Daerah di Banten yang Siap Gelar Pilkada Serentak 2020Wikipedi

Kabupaten Pandeglang berbatasan dengan Kabupaten Serang di utara, Kabupaten Lebak di Timur, serta Samudra Indonesia di barat dan selatan. Daerah yang memiliki julukan kota Badak bercula satu ini memiliki luas wilayan 2.746,89 km² dan memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.205.203 jiwa.

Daerah yang memiliki jumlah sebanyak 905.447 DPT ini akan kembali memilih pemimpin baru. Ada beberapa nama yang berpeluang maju di Pilakad Pandeglang, diantaranya, bapslon petahana Irna Narulita- Tanto W Arban. Lalu dua baslon independen Krisyanto-hendra Pranova dan Mulyadi-Subhan.

Kemudian muncul satu nama dari trah Jayabaya penguasa Kabupaten Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya. Hasbi merupakan adik dari Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya.

Baca Juga: Kampanye Virtual, Kris Jamrud: Pedalaman Gak Ada Sinyal

4. Kota Cilegon

4 Daerah di Banten yang Siap Gelar Pilkada Serentak 2020Wikipedia

Kota Cilegon dikenal sebagai kota industri. Sebutan lain bagi Kota Cilegon adalah Kota Baja mengingat kota ini merupakan penghasil baja terbesar di Asia Tenggara. Sekitar 6 juta ton baja dihasilkan tiap tahunnya di Kawasan Industri Krakatau Steel, Cilegon.

Kota Cilegon memiliki luas wilayah 175 km2 dan jumlah penduduk sebanyak 374.559 jiwa. Pada tahun ini Kota Baja pun akan melakukan pemilihan pemimpin baru. Muncul beberapa nama yang akan maju di Pilkada Kota Cilegon. Diantaranya, Ratu Ati Marliati-Sokhidin, Iye Iman Rohiman dari jalur parpol. Lalu tiga bapslon dari jalur independen yakni Mujahidin-Firman Mutakin, Lukman Harun-Nasir dan Malim Hander Joni-Hawasi Syabrawi.

Komisoner KPU Provinsi Banten Eka Satyalaksmana mengatakan, kemungkinan anggaran pilkada yang sudah teralokasikan bakal berubah bahkan membengkak. Sebab, perlu ada penyesuaian pelaksanaan tahapan yang menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Lalu akan ada penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena akan ada pengurangan jumlah pemilih disetiap TPS.

"Protkol kesehatan ini akan berimplikasi pada kesiapan fisik dn mental penyelenggara, pemilih, Dan peserta, juga implikasi anggaran," kata Eka saat dikonfirmasi, Jumat (5/6) lalu.

Baca Juga: Tiga Paslon Independen Lolos Verifikasi Pilkada Cilegon

Topic:

  • Khaerul Anwar
  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya