Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menteri Ara Minta Mahasiswa Jangan Takut Konflik untuk Integritas

Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait
Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya sih...
  • Menteri Ara meminta mahasiswa tidak mengorbankan prinsip dan integritas demi apapun, serta tak takut berkonflik untuk mempertahankan kebenaran.
  • Pemberian bantuan modal Rp200 juta kepada 11 mahasiswa UPH untuk membangun bisnis mandiri, total bantuan mencapai Rp2,2 Miliar.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait meminta mahasiswa di Universitas Pelita Harapan (UPH) Lippo Village Tangerang untuk tidak mengorbankan prinsip dan integritasnya demi apapun.

Menteri Ara pun menyerukan agar mahasiswa tak takut berkonflik jika itu untuk mempertahankan kebenaran dan integritas diri. Pasalnya, hanya prinsip dan integritas dari Tuhan yang seharusnya menyelamatkan.

"Terkadang kita butuh konflik untuk menerapkan prinsip dan integritas, yang lain bisa nego, tapi prinsip dan integritas zero tolerance," kata Menteri Ara saat memberikan pidato di Seminar Nasional 2026 di UPH Lippo Village, Tangerang, Selasa (3/2/2026).

1. Menteri Ara juga meminta mahasiswa tak kalap mata

Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait
Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Dalam pidato di depan Pendiri Yayasan Pelita Harapan, James Riady, Menteri Ara menyebut dirinya merindukan sosok 'James' yang baru. Pasalnya, Menteri Ara mengungkapkan, James Riady sebagai pelaku bisnis juga menunjukkan sikap peduli terhadap masyarakat.

"Dan kalau James Riady kemarin di depan ribuan orang dan Presiden Prabowo bisa memberikan tanahnya untuk rumah susun untuk rakyat indonesia, contohlah pada saat nanti Tuhan berikan kesempatan pada adik-adik mahasiswa melakukan hal yang sama," ungkapnya.

Dalam seminar bertajuk "Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga (Matius 1:21-24)" tersebut, Menteri Ara menyebut amanah kelebihan harta dan jabatan yang diberikan seharusnya tidak menjadikan seseorang mengabaikan prinsip dan integritas dirinya terhadap Tuhan. Ia menyontohkan sang ayah, Sabam Sirait yang telah 10 tahun memiliki jabatan di DPR RI hingga DPD RI, tak sekalipun dipanggil institusi Kepolisian, Kejaksaan, hingga KPK terkait jabatannya.

"Jangan kemauan pimpinan diterjemahkan dengan benar, tapi kemauan Tuhan Yesus tidak. Banyak yang mengetahui apa yang benar, tapi tidak punya keberanian dan nyali untuk mengutarakannya," jelasnya.

2. Menteri Ara berikan bantuan modal untuk 11 mahasiswa UPH

Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait
Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Menteri Ara juga mengungkapkan, bakal memberikan bantuan modal untuk 11 mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) masing-masing Rp200 juta. Bantuan modal tersebut bakal diberikan untuk para generasi Z untuk membangun bisnis mandiri sejak dini.

"Saya ingin kasih mereka support bantuan untuk menjadi pengusaha," kata Menteri Ara

Menteri Ara memastikan, bantuan modal dengan nilai total Rp2,2 Miliar tersebut berasal dari kantong pribadinya. Ia ingin mahasiswa terbaik yang memang memiliki minat dan bakat dalam bidang enterpreuneur yang bisa mendapatkan permodalan tersebut.

"Tolong siapkan mahasiswa dari Papua, NTT, Nias, dan daerah lain nanti saya datang 2-3 bulan lagi," kata Menteri Ara.

3. Menteri Brian menyebut pesan dari pendidik terkadang sangat berpengaruh

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Sementara itu, di kegiatan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto mengungkapkan, terkadang bagi seorang pendidik pesan yang diberikan ke anak didik seringkali dianggap tidak bermakna. Padahal, terkadang pesan satu kalimat bisa terus diingat dan menjadi motivasi hingga meraih kesuksesan.

"Seperti dulu ada mahasiswa saya di ITB, saya cuma bilang 'kamu harus bisa dapat beasiswa ya', ternyata dia benar-benar ingat dan bahkan mengundang saya saat peluncuran merek parfumnya yakni HMNS yang sekarang sudah tampil di Paris Fashion Week," ungkapnya.

Brian mengungkapkan, semua bangsa di dunia bisa maju jika Sumber Daya Manusia (SDM)-nya menguasai ilmu pengetahuan. Pengetahuan bisa membuat SDM berkontribusi pada kemajuan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Banten

See More

Menteri Ara Minta Mahasiswa Jangan Takut Konflik untuk Integritas

03 Feb 2026, 23:31 WIBNews