Comscore Tracker

PDAM Lebak Bersihkan Aliran Air di Maja yang Dikeluhkan Warga

Air dari sumber yang olah dipastikan sudah bersih

Lebak, IDN Times - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lebak tengah menangani keruhnya aliran air ke rumah-rumah warga di wilayah Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Hal itu menyusul adanya keluhan warga soal keruhnya aliran air di Perumahan Permata Mutiara Maja.

"Itu instalasi kan dibersihkan itu, kemudian itu juga sedang dikuras untuk dibuang airnya itu. Hydrant juga dibuka sekarang, yah nanti kita sedang kuras," kata Plt Direktur Utama PDAM Lebak, Wawan Kuswanto kepada IDN Times, Kamis (28/7/2022).

Baca Juga: Keruh, Aliran Air PDAM Lebak di Maja Dikeluhkan Warga

1. Instalasi air kotor

PDAM Lebak Bersihkan Aliran Air di Maja yang Dikeluhkan WargaDok. PDAM Lebak

Wawan memastikan, aliran air dari sumber di Sungai Cidurian yang diolah pihaknya sudah bersih, tak nampak keruh seperti yang dikeluhkan warga.

"Kemudian (setelah) dibuka kelihatan kan kotor. Mungkin itu diinstalasinya yang kotor, dari sumbernya mah bersih," kata Wawan.

2. Keruh aliran air PDAM dikeluhkan warga

PDAM Lebak Bersihkan Aliran Air di Maja yang Dikeluhkan WargaIDN Times/Muhamad Iqbal

Sebelumnya, warga perumahan Permata Mutiara Maja mengeluhkan bertambah keruhnya aliran air dari PDAM Kabupaten Lebak ke rumah-rumah warga.

Ningrum mengatakan, bertambah keruhnya aliran air PDAM ini terjadi sudah dua hari. Kata Ningrum, saking keruhnya air hingga dua filter yang digunakan warga untuk menyaring air tak mempan.

"Biasanya keruh juga, tapi ini lebih parah, dua filter aja gak sanggup, ini air PDAM atau kopi capucino," kata Ningrum, Rabu (27/7/2022).

3. Warga takut air keruh pengaruhi kesehatannya

PDAM Lebak Bersihkan Aliran Air di Maja yang Dikeluhkan WargaIlustrasi pengerjaan jaringan air PDAM. (Instagram.com/pdamsuryasembada)

Ningrum juga mengaku khawatir jika air yang sangat keruh ini bisa mempengaruhi kesehatannya.

"Takut gatal, tapi kalau terus-terusan beli air isi ulang kan biaya lagi yah, ini PDAM kan kita engga gratis, bayar tiap bulan," kata dia.

Baca Juga: Mengenal Lebak Parahiang, Pernah Jadi Ibu Kota Lebak

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya