Nelayan Tanjung Pasir Siap Bantu Bongkar Pagar Laut Lagi

- Nelayan Desa Tanjung Pasir siap bantu pembongkaran pagar laut di wilayah perairan Kabupaten Tangerang.
- Paguyuban nelayan kompak menolak adanya pagar laut dan turun bersama personel TNI, 10 kapal turun sampai luka-luka.
- Nurjen mengadu ke perangkat desa hingga kepala desa, tapi tidak ada tanggapan serius. 600 personel TNI Angkatan Laut berhasil membongkar 2,2 km pagar laut.
Tangerang, IDN Times - Nurjen (52), nelayan Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengaku siap membantu pembongkaran kembali pagar laut di wilayah perairan Kabupaten Tangerang.
Diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI Angkatan Laut, dan sejumlah stakeholder lain akan kembali membongkar pagar laut besar-besaran pada Rabu, 22 Januari 2025.
"Kalau kami mah sebagai nelayan siap banget, turun lagi pasti, di sini (Tanjung Pasir) mah nelayannya kompak," kata Nurjen.
1. Semua nelayan turun saat pembongkaran Sabtu, 18 Januari

Nurjen menuturkan, paguyuban nelayan yang ada di Tanjung Pasir memang kompak menolak adanya pagar laut tersebut. Semua nelayan, menurut dia, bahkan kompak membongkar pagar laut bersama personel TNI.
"Turun semua, ada 10 kapal. Saya juga turun sampai luka-luka kena karang yang tajam nempel di bambu," jelasnya.
2. Paguyuban nelayan sempat mengeluh ke perangkat desa

Nurjen menyebut, dia juga sempat menyampaikan keluhan ke perangkat desa hingga kepala desa setempat. Sayangnya, tidak ada tanggapan serius.
"Nelayan sempat ngadu ke TNI (Angkatan Laut), lalu diantar untuk mengadu ke aparat desa hingga kepala desa, tapi ya dari desanya engga ada tanggapan," tuturnya.
3. TNI AL juga sempat mengajak nelayan rapat sebelum pembongkaran

Untuk diketahui, sebanyak 600 personel TNI Angkatan Laut dibantu dengan nelayan Tanjung Pasir membongkar pagar laut yang ada di wilayah tersebut. Pada hari pertama, sepanjang 2,2 kilometer pagar laut berhasil dibongkar.
"Itu sebelum dibongkar, TNI ajak nelayan rapat, mekanisme bongkarnya juga kami diajak diskusi, lalu kami sepakat semua nelayan ikut," jelasnya.


















