Serang, IDN Times - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kanaldi mengungkapkan, bahwa sejumlah pemuda di Banten yang terpaksa menjadi operator situs judi online (judol) di luar negeri.
Berdasarkan data yang dihimpun Disnakertrans Banten, para pemuda ini bekerja menjadi admin judi online di negara Kamboja dan Vietnam, dengan keberangkatan secara ilegal menggunakan visa wisata.
"(Tenaga Kerja Indonesia) yang sekarang rame itu operator judol, kebanyakan anak-anak muda kita (Banten)," kata Septo di kantor Gubernur Banten, Senin (28/10/2024).
