Puncak Arus Mudik di Merak dan Ciwandan Besok, Ini Langkah ASDP

- ASDP menambah operasi kapal dan dermaga serta petugas di Pelabuhan Ciwandan dan Merak untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2025.
- Evaluasi tahun lalu menunjukkan peningkatan efisiensi dengan rata-rata waktu antrean pemudik motor sebelum naik kapal menjadi 1 jam.
- Pemudik diimbau memastikan pembelian tiket melalui aplikasi resmi Ferizy, datang sesuai jadwal keberangkatan, dan memeriksa kembali barang bawaan untuk kelancaran perjalanan.
Serang, IDN Times - Puncak arus mudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Ciwandan dan Merak diprediksi terjadi pada Jumat (28/3/2025) atau H-3 Lebaran. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menerapkan berbagai langkah strategis untuk mengurai kepadatan.
"Penambahan jumlah kapal operasi dan dermaga, serta optimalisasi sistem e-ticketing Ferizy agar arus kendaraan lebih tertata," kata Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, Kamis (27/3/2025).
Selain itu, kata dia, ASDP juga menambah petugas di lapangan untuk memastikan proses penyeberangan berjalan lebih cepat dan aman.
1. ASDP klaim berhasil memangkas antrean jadi rata-rata 1 jam

Dari evaluasi tahun lalu, Heru mengklaim telah berhasil memangkas waktu antrean pemudik motor di Pelabuhan Ciwandan sebelum naik kapal menjadi rata-rata 1 jam, dibandingkan sebelumnya yang bisa mencapai 3 jam.
"Hal ini berkat optimalisasi jadwal keberangkatan dan sistem digitalisasi yang lebih baik," katanya.
2. Pemudik diimbau datang sesuai jadwal pemberangkatan

Namun demikian guna mendukung kelancaran perjalanan, pemudik diimbau untuk memastikan tiket sudah dibeli melalui aplikasi Ferizy. Kedua, calon penumpang datang sesuai jadwal keberangkatan, lalu memeriksa kembali barang bawaan agar tidak tertinggal.
"Kami mengingatkan pemudik agar tidak membeli tiket di luar aplikasi resmi Ferizy dan datang sesuai waktu keberangkatan. Ini penting untuk menghindari antrean panjang," katanya.
3. Pemisahan akses pelabuhan pemudik motor dinilai sudah tepat

Terpisah, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, pemilihan Pelabuhan Ciwandan sebagai akses bagi pemudik sepeda motor untuk menuju Pulau Sumatera sudah tepat. Dengan adanya pemisahan antara sepeda motor dengan kendaraan lain seperti mobil, bus, atau truk-truk besar, perjalanan para pemudik dinilai terurai secara maksimal.
"Dari tadi malam sampai dini hari, kami melihat pelaksanaan mudik di Pelabuhan Ciwandan cukup baik, tertib, dan lancar. Ada peningkatan, sudah 11.800 roda dua per hari ini ya, besok akan meningkat lagi," katanya.



















