Sempat Ricuh, Sortir Logistik Pemilu di Gudang KPU Serang Dihentikan

Serang, IDN Times - Bawaslu menghentikan sementara proses penyortiran logistik surat suara pemilu di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang. Ini imbas kericuhan yang terjadi pada Rabu (31/1/2024) malam.
"Hari ini disetop dulu, cuma satu hari untuk pembersihan penertiban, diberhentikan gak lama karena kami dikejar waktu," kata Koordinator Devisi (Kordiv) Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi Bawaslu Banten, Liah Culiah, Kamis (1/2/2024).
1. Bawaslu menemukan indikasi kesalahan SOP saat proses sortir

Dari hasil pemeriksaan, kata Liah, Bawaslu menemukan kesalahan standar operasional prosedur (SOP) dalam proses sortir logistik. KPU Kabupaten Serang tidak membagi waktu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan melakukan pengepakan sehingga orang membeludak, melebihi kapasitas ruangan. Tak hanya itu, petugas juga berebutan.
"Kericuhan karena pengen cepet selesai, pengesetan diserahkan ke PPK dan PPS ngeset supaya cepat didorong ke gudang mereka, harusnya dijadwal KPU," katanya.
2. Orang yang masuk ke gudang tak diperiksa petugas keamanan

Selain itu, kata Liah, anggota PPK dan PPS yang masuk ke gudang tak menggunakan atribut. Bahkan tak ada pemeriksaan dari pihak keamanan setempat orang-orang yang hendak masuk ke dalam gudang.
"Keamanan keluar masuk tidak dicek karena crowded, ada pengesetan di luar gudang, kotak suara diluar gudang numpuk. Tadi malam tidak ada pimpinan KPU," katanya.
3. Tak ada kerusakan pada logistik pemilu imbas kericuhan semalam

Kendati demikian, lanjut Liah, pihaknya menemukan surat suara pemilu yang rusak imbas dari peristiwa kericuhan di gudang logistik KPU Kabupaten Serang tersebut.
"Tidak ada kerusakan surat suara atau logistik lainnya," katanya.



















