Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

19 Rumah Warga Cikulur Lebak Retak, Dampak Pergerakan Tanah

Rumah rusak akibat pergerakan tanah di Lebak
Rumah rusak akibat pergerakan tanah di Lebak (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Intinya sih...
  • Pergerakan tanah terjadi setelah hujan deras pada Kamis malam 22 Januari lalu di dua RT Marga Mulya Desa Cigoong Utara Kabupaten Lebak.
  • Warga khawatir karena tembok rumah retak-retak dan BPBD Lebak akan mendata rumah warga yang terdampak pergerakan tanah untuk ditindaklanjuti.
  • Lebak dan Pandeglang merupakan wilayah rawan bencana hidrometeorologi, khususnya longsor dan pergerakan tanah karena kontur wilayah berbukit dan tanah gembur.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times - Sedikitnya 19 rumah warga dan satu musala di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak terdampak pergerakan tanah. Mayoritas rumah warga yang terdampak pergerakan tanah itu retak-retak.

Semua warga di sini masih siaga, karena khawatir kondisi rumah ambruk," kata Ketua Rukun Warga (RW) 03 Desa Cigoong Utara Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, Kojles, seperti dikutip dari ANTARA, Senin (26/1/2026).

1. Pergerakan tanah itu terjadi sejak Kamis, setelah hujan deras

Kojles menjelaskan, pergerakan tanah itu terjadi di wilayahnya pada Kamis malam 22 Januari lalu, setelah hujan deras melanda dua RT Marga Mulya Desa Cigoong Utara Kabupaten Lebak. "Kami sekarang memfokuskan keselamatan dan setiap hari siaga, karena khawatir terjadi cuaca ekstrem lagi," kata Kojles.

Sementara itu, warga Cigoong Utara bernama Ahmad mengaku khawatir karena tembok rumahnya retak-retak bagian tembok. Dia khawatir, rumahnya roboh.

"Pergerakan tanah itu tentu warga waspada karena khawatir terjadi bencana susulan," katanya.

2. BPBD Lebak akan mendata rumah warga yang terdampak

Bencana pergerakan tanah di Desa Cidikit Kecamatan Bayah akibat diterjang cuaca ekstrem dua pekan lalu (ANTARA/BPBD)
Bencana pergerakan tanah di Desa Cidikit Kecamatan Bayah akibat diterjang cuaca ekstrem dua pekan lalu (ANTARA/BPBD)

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta mengatakan, pihaknya akan mendata rumah-rumah warga yang terdampak pergerakan tanah.

"Nantinya (data warga terdampak) dilaporkan ke pimpinan, yakni sekda, untuk ditindaklanjuti," katanya.

Lebak dan Pandeglang merupakan dua wilayah di Banten yang rawan bencana hidrometeorologi, khususnya longsor dan pergerakan tanah. Hal itu dipicu kontur wilayah ini yang berbukit dan tanah gembur.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More

19 Rumah Warga Cikulur Lebak Retak, Dampak Pergerakan Tanah

26 Jan 2026, 10:06 WIBNews