Banten Siapkan 30 Ribu Kuota Sekolah Gratis untuk MA Swasta

Serang, IDN Times – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) bersama Kementerian Agama (Kemenag) Banten menyiapkan sekitar 30 ribu kursi sekolah gratis untuk jenjang madrasah aliyah (MA) swasta di Banten.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin mengatakan, koordinasi dengan Kementerian Agama Provinsi Banten melalui Kantor Wilayah (Kanwil) terus dilakukan untuk membahas jumlah MA swasta yang akan terlibat dalam program tersebut.
“Nah ini kami lagi hitung (jumlah sekolah) nanti. Sudah mulai kita koordinasikan dengan Kanwil Kemenag-nya,” kata Jamaluddin, Jumat (27/2/2026).
1. Kuota 30 ribu masih dievaluasi

Meski menargetkan sekitar 30 ribu siswa MA swasta, Jamaluddin menyebut kuota tersebut belum tentu seluruhnya terserap. Hal itu bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah kabupaten/kota.
“Sementara kalau jumlahnya hampir 30.000 lebih (untuk) siswa MA, tapi nanti kami lihat di kabupaten kotanya, kami evaluasi lagi karena ini bicaranya kekuatan keuangan daerah,” ujarnya.
2. Total ada 60 ribu kursi Sekolah Gratis tahun ini

Jamaluddin menambahkan, untuk tahun ini jumlah kuota sekolah gratis seluruh jenjang SMA, SMK, dan SKh tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Total kursi yang disediakan mencapai lebih dari 60 ribu di sekitar 800 sekolah.
Selain itu, jika sebelumnya program sekolah gratis hanya menyasar siswa kelas 10, maka tahun ini bantuan juga akan diberikan kepada siswa kelas 11. “Nanti di bulan Julinya kelas 11 kita lanjutkan,” katanya.
3. Jumlah siswa yang menerima manfaat Sekolah Gratis, pada tahun ajaran 2025

Diketahui pada tahun sebelumnya, sebanyak 76.645 siswa sekolah swasta di Provinsi Banten menerima manfaat Program Sekolah Gratis pada tahun ajaran 2025/2026. Dengan rincian, 17.183 siswa SMAS (sekolah menengah atas swasta), 56.880 siswa SMKS (sekolah menengah kejuruan swasta), dan 2.582 siswa SKhS (sekolah khusus swasta).


















