Comscore Tracker

Kendaraan Menuju Jakarta H+7 Lebaran Turun 70 Persen 

Arus balik dari Lampung menuju Jakarta juga turun

Serang, IDN Times - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono menyebutkan jumlah arus balik menuju Jakarta tahun 2020 turun hingga 70 persen dibanding tahun lalu.

Kondisi ini terjadi setelah pemerintah melarang aktivitas arus mudik dan arus balik tahun ini guna untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Baca Juga: Tren COVID-19 di Banten, Lonjakan Kasus Baru Terjadi H-4 Lebaran 

1. Arus balik dari Lampung-Banten menuju Jakarta turun 55 persen

Kendaraan Menuju Jakarta H+7 Lebaran Turun 70 Persen ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Istiono menjelaskan, arus balik yang dimulai dari tanggal 25 Mei hingga saat ini, Senin (1/6) atau H+7 lebaran kendaraan dari Lampung dan Banten menuju arah Jakarta turun 55 persen. Sementara dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah mengalami penurunan hingga 83 persen.

"Untuk kendaraan yang diputarbalikan selama arus balik dari Jawa Timur sampai Lampung sebanyak 45 ribu kendaraan," kata Kakorlantas saat meninjau lalu lintas di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

2. Meski Operasi Kalimaya sudah berakhir penjagaan tetap dilakukan

Kendaraan Menuju Jakarta H+7 Lebaran Turun 70 Persen Antrean kendaraan saat pemeriksaan surat kelengkapan syarat masuk wilayah Jabodetabek di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). Petugas gabungan melakukan pemeriksaan dan memperketat pengawasan arus transportasi yang hendak masuk ke Jabodetabek guna memutus penyebaran COVID-19 (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Meski operasi Kalimaya tahun 2020 telah berakhir terhitung sampai tanggal 30 Mei 2020 lalu, menurutnya, penyekatan kendaraan menuju dan dari Jakarta akan tetap dilakukan dengan kegiatan operasi kepolisian yang ditingkatkan hingga tangga 7 Juni mendatang dalam rangka menghadapi tahapan new normal atau tatanan kehidupan yang baru.

"Selanjutnya kegiatan rutin situasional karena ke depan kondisi akan dinamis. Masyarakat dari sekarang harus mulai menyesuaikan dengan new normal. Masuk di area mana pun, mindset kita sudah harus menata diri, mau berangkat pakai masker kemudian jaga jarak, kurangi boncengan dan sering cuci tangan," katanya.

3. Pengolaan new normal dikembalikan ke masing-masing polda

Kendaraan Menuju Jakarta H+7 Lebaran Turun 70 Persen ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Meski demikian, kata Istiono, untuk penebalan pasukan di titik-titik atau tempat keramaian dalam rangka menyongsong persiapan tahapan new normal akan dikembalikan kepada masing-masing polda karena kondisi ke depan masih akan dinamis.

"Apakah ada penebalan atau enggak nanti kapolda yang menilai dan mengelola semua sehingga new normal terlaksana dengan baik," katanya.

 

Baca Juga: Bersiap New Normal, PSBB Tangerang Raya Dilanjutkan Sampai 15 Juni

Topic:

  • Khaerul Anwar
  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya