Polemik ‘Mantan Napi,’ Kader Demokrat Desak Pemakzulan Bupati Lebak

- Pernyataan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya soal status 'mantan narapidana' dalam acara halal bihalal memicu polemik dan dinilai tidak etis oleh kader Demokrat, Rohman.
- Rohman menilai ucapan Hasbi berpotensi merusak keharmonisan pemerintahan daerah serta menunjukkan sikap arogan seorang pemimpin di hadapan publik.
- Ia mendesak Hasbi meminta maaf kepada Wakil Bupati Amir Hamzah dan mengancam aksi demonstrasi jika permintaan maaf tidak dilakukan.
Lebak, IDN Times - Pernyataan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya yang menyinggung status “mantan narapidana” dalam acara halalbihalal pegawai terus menuai polemik. Kali ini, desakan pemakzulan terhadap kepala daerah tersebut muncul dari kalangan pemuda.
Tokoh pemuda Lebak yang juga kader Partai Demokrat, Rohman menilai, ucapan Hasbi tidak mencerminkan etika seorang pemimpin. Ia menyebut pernyataan tersebut tidak hanya melukai secara personal, tetapi juga berpotensi merusak keharmonisan pemerintahan daerah.
“Saya menilai ucapan yang dilontarkan kepada wakil bupati tidak hanya melukai secara personal, tetapi juga berpotensi merusak keharmonisan roda pemerintahan daerah,” kata Rohman, Rabu (1/4/2026).
1. Acara halal bi halal harusnya jadi ajang saling memaafkan

Menurutnya, momen halal bihalal seharusnya menjadi ajang saling memaafkan, bukan justru memicu konflik di ruang publik. Pernyataan Hasbi yang menyebut istilah “mantan narapidana” kepada Wakil Bupati Lebak dinilai tidak pantas disampaikan dalam forum resmi.
“Acara yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi malah berubah menjadi kisruh karena ucapan yang tidak pantas,” ujarnya.
Rohman juga menilai pernyataan tersebut menunjukkan sikap arogan seorang pemimpin. Ia bahkan mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari aktivis, tokoh agama hingga warga, untuk bersatu mendorong pemakzulan Bupati Lebak.
“Saya mendorong masyarakat Lebak, termasuk aktivis dan ulama, agar bersatu untuk memakzulkan Bupati Lebak,” katanya.
2. Rohman mendesak Hasbi meminta maaf kepada Amir

Ia turut menyinggung dugaan insiden lain yang sebelumnya sempat terjadi, sebagai gambaran sikap kepemimpinan Hasbi yang dinilai bermasalah. “Ini bukan pertama kali. Sebelumnya juga ada peristiwa yang menunjukkan sikap arogan,” tambahnya.
Rohman menegaskan, jika tidak ada itikad baik dari Hasbi untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, maka aksi demonstrasi sebagai bentuk desakan pemakzulan bisa dilakukan.
“Kalau tidak ada itikad baik untuk meminta maaf, saya meminta semua kalangan untuk menggelar aksi pemakzulan,” ucapnya.


















